Portal Dibongkar Tanpa Kejelasan, Warga Geram: Jangan Biarkan Oknum Semena-mena

Kamis, 19 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Rilispublik – Amarah warga Desa Kalirejo memuncak menyusul robohnya portal pembatas kendaraan di sisi selatan Jembatan Glendeng. Kejadian di jalur vital Jalan Raya Soko ini dinilai bukan sekadar insiden biasa, melainkan persoalan serius yang harus segera ditindak tegas.

Warga secara terbuka menyuarakan kecurigaan bahwa robohnya portal tersebut dengan dalih ditubruk truck diduga adalah bagian dari strategi oknum yang bertindak semena-mena tanpa mempertimbangkan dampak luas bagi masyarakat.

Salah satu warga Kalirejo yang tidak mau disebutkan namannya dengan nada tegas menyatakan.

“Kalau itu memang kebijaksanaan Pemerintah Bojonegoro tidak masalah, ini diduga dibongkar paksa oleh oknum. Saya berharap Pemerintah Bojonegoro memasang portal itu kembali, karena dikhawatirkan kendaraan yang bukan kelasnya hilir mudik lewat dan nanti yang kena imbasnya ekonomi masyarakat.”tegasnya.

Keresahan serupa juga disampaikan Yasin,warga Desa Mentoro,Kecamatan Soko,Tuban yang sering melintas pagi dan sore. Ia menilai kejadian ini sebagai bentuk pembiaran jika tidak segera ditangani.

“Ini bukan hal sepele. Kalau portal dibiarkan hilang, kendaraan besar akan bebas lewat. Jalan cepat rusak, warga yang dirugikan. Jangan sampai aturan kalah sama kepentingan oknum.”ungkap Yasin.

Tak hanya soal infrastruktur, warga juga menyoroti dampak ekonomi yang bisa timbul. Aktivitas usaha kecil di sekitar lokasi sangat bergantung pada kondisi lalu lintas yang tertib dan aman.

Warga lain menambahkan dengan nada keras.

“Kami ini masyarakat kecil, jangan dikorbankan. Kalau portal hilang, yang rugi kami. Pemerintah harus hadir, jangan diam. Kalau ini dibiarkan, sama saja memberi ruang pelanggaran terus terjadi.”keluhnya.

Desakan pun mengarah kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar tidak tinggal diam. Masyarakat meminta kejelasan, apakah pembongkaran tersebut resmi atau ilegal. Jika terbukti dilakukan oleh oknum, warga menuntut adanya tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, warga juga menuntut langkah konkret berupa pemasangan kembali portal sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan umum.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa tersebut. Namun satu hal yang pasti, suara warga Kalirejo kian lantang,mereka menolak keras segala bentuk tindakan yang merugikan masyarakat dan mendesak pemerintah segera turun tangan sebelum situasi semakin liar.

[Red]

Berita Terkait

Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan
Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan
Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga
Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir
IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis
Satpol PP Turun Cek Laporan Tambang Pasir Bermesin di Kalirejo, Saat Dicek Aktivitas Tak Ditemukan
Kondisi Kebersihan Pasar Sentral Palakka Memprihatinkan, Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:07

Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:17

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:52

Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:44

Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:52

Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir

Berita Terbaru