Lebih dari 1.000 Dapur MBG Disetop! Prabowo Turun Tangan: Saya Langsung Cross-Check!

- Editor

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Rilis Publik – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dihentikan sementara atau di-suspend. Kebijakan ini diambil sebagai langkah evaluasi besar-besaran untuk memastikan seluruh pelaksanaan program memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Fokus pada Kualitas dan Keamanan Pangan

Menurut Presiden, penghentian sementara ini bertujuan memastikan aspek penting seperti kualitas gizi, kebersihan, dan keamanan pangan benar-benar terjaga.Hal ini dinilai krusial mengingat program MBG menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.Prabowo menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti program MBG dihentikan secara permanen. Justru sebaliknya, ini merupakan bagian dari proses perbaikan menyeluruh agar program bisa berjalan lebih optimal dan tepat sasaran ke depan.

Presiden Turun Tangan Langsung

Dalam keterangannya, Prabowo Subianto menyebut dirinya langsung melakukan pengecekan dan memanggil pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan kondisi di lapangan.“Saya langsung cek. Panggil kepala BGN, dan saya terus cross-check,” ujarnya.Langkah ini menunjukkan adanya perhatian langsung dari kepala negara terhadap pelaksanaan program prioritas tersebut.Penghentian lebih dari 1.000 dapur ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah tengah berupaya memperbaiki sistem pengelolaan MBG, terutama setelah muncul berbagai sorotan terkait pelaksanaan di lapangan.

Dengan evaluasi ini, diharapkan seluruh dapur SPPG yang kembali beroperasi nantinya sudah memenuhi standar yang lebih ketat.Langkah tegas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Berita Terkait

Webinar Nasional Mimbar Hukum Indonesia: Perjanjian Kawin Jadi Kunci Perlindungan Harta dalam Perkawinan Campuran
Webinar MHI: Mengupas Hak Pasien dan Wajah Baru Rumah Sakit Pasca Permenkes 6/2026
Selamat dan Sukses, Kuswadi Resmi Raih Gelar Non-Akademik C.ILJ
Presiden Prabowo Tetapkan LGBTQ Jadi Ancaman Negara Nonmiliter
Hadir di Rakernas XVIII APEKSI Medan, Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota
Bukan Sekadar Menulis Berita! Kini Jurnalis Dituntut Paham Hukum, MHI Buka Sertifikasi Nasional C.ILJ Batch 6
Dari Ryan Jombang hingga Fredy Pratama, Jejak Helmy Santika Berbuah Komjen
Safari ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat “Baginda Pemuka Bangsa”

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:33 WIB

Webinar Nasional Mimbar Hukum Indonesia: Perjanjian Kawin Jadi Kunci Perlindungan Harta dalam Perkawinan Campuran

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:08 WIB

Webinar MHI: Mengupas Hak Pasien dan Wajah Baru Rumah Sakit Pasca Permenkes 6/2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:41 WIB

Selamat dan Sukses, Kuswadi Resmi Raih Gelar Non-Akademik C.ILJ

Senin, 6 Juli 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo Tetapkan LGBTQ Jadi Ancaman Negara Nonmiliter

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:08 WIB

Hadir di Rakernas XVIII APEKSI Medan, Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antar-Kota

Berita Terbaru