KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Resmi Mengabdi di Desa Sumberbendo, Kembangkan Inovasi Bongkol Jagung Bernilai Ekonomi

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO –Rilis Publik | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-TK) Kelompok 08 Universitas Bojonegoro (Unigoro) resmi memulai pengabdian masyarakat di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Selasa (14/7/2026). Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan mengimplementasikan sejumlah program pemberdayaan masyarakat dengan mengangkat potensi lokal, salah satunya inovasi pemanfaatan limbah bongkol jagung sebagai media budidaya jamur.

 

Kegiatan pembukaan berlangsung di Balai Desa Sumberbendo dan dihadiri perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Irma Manggar, S.H., M.H., serta seluruh mahasiswa KKN-TK Kelompok 08. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi awal sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal.

 

Ketua KKN-TK Kelompok 08, Surya Akbar B., menjelaskan bahwa seluruh program kerja disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, setiap kegiatan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir.

 

“Program kerja yang kami rancang merupakan hasil observasi langsung di lapangan. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik, mendapat dukungan dari masyarakat, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Sumberbendo,” ujar Surya.

 

Sementara itu, Irma Manggar, S.H., M.H., menuturkan bahwa KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap potensi dan permasalahan yang ada di desa.

 

Salah satu program unggulan yang akan dijalankan adalah pemanfaatan bongkol jagung sebagai media budidaya jamur. Program ini dipilih karena Desa Sumberbendo merupakan salah satu wilayah penghasil jagung, sehingga limbah bongkol yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal diharapkan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

 

“Jagung merupakan salah satu potensi unggulan desa yang perlu dikembangkan tidak hanya dari hasil panennya, tetapi juga dari pemanfaatan limbahnya.

Melalui inovasi pemanfaatan bongkol jagung sebagai media budidaya jamur, masyarakat dapat memperoleh nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi limbah pertanian. Harapannya, program ini tidak berhenti pada saat pelaksanaan KKN saja, tetapi dapat menjadi program berkelanjutan yang terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal,” jelas Irma Manggar.

 

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya berupaya memberikan edukasi mengenai pengelolaan limbah pertanian, tetapi juga mendorong lahirnya peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu contoh pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.

 

Dengan dimulainya KKN-TK Kelompok 08, diharapkan kolaborasi antara Universitas Bojonegoro, Pemerintah Desa Sumberbendo, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Berbagai program yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa sekaligus menjadi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat.

 

[Red]

Berita Terkait

Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir
IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis
Satpol PP Turun Cek Laporan Tambang Pasir Bermesin di Kalirejo, Saat Dicek Aktivitas Tak Ditemukan
Kondisi Kebersihan Pasar Sentral Palakka Memprihatinkan, Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah
Golkar Kasiman Berbagi Rezeki, Ketua PK Berikan Perhatian kepada Paskibra Yatim Piatu
Keluhan Saluran di Sekitar SPPG Sraturejo Ditindaklanjuti, Tim IPAL dan Teknisi Turun ke Lapangan
Dokumen Pengolahan Lahan Disebut Telah Dipenuhi, Publik Masih Menunggu Kepastian Aktivitas di Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:44

Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:52

Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32

IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:52

Satpol PP Turun Cek Laporan Tambang Pasir Bermesin di Kalirejo, Saat Dicek Aktivitas Tak Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:52

Kondisi Kebersihan Pasar Sentral Palakka Memprihatinkan, Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

RSUD Ryacudu Kotabumi Terbakar, Api Berkobar Membumbung Tinggi 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:20