Pertemuan Presiden Prabowo Subianto Dengan Tokoh dan Akademisi Politik luar Negeri

- Editor

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Rilis Publik | Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri RI , akademisi di bidang hubungan internasional , serta pimpinan Komisi I DPR RI dalam rangka berdiskusi mengenai situasi politik luar negeri Indonesia , di Istana Merdeka , pada Rabu , 4 Februari 2026 .

Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menyampaikan beberapa penjelasan , sekaligus mendengarkan masukan serta menjawab beberapa pertanyaan dari para tokoh yang hadir .

Inti dari pertemuan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Presiden menjelaskan bahwa setiap diplomasi luar negeri yang beliau lakukan , selalu mengutamakan pencapaian yang konkret untuk bangsa Indonesia . Hal ini bisa dilihat dari beberapa hal penting yang telah dicapai dalam 1 tahun terakhir ini :
a. Indonesia bergabung dengan BRICS, yang beranggotakan, di antaranya Brasil , Rusia , Tiongkok , dan India yang merupakan kekuatan ekonomi dunia .
b. Penetapan tarif dagang 0% di 27 negara Uni Eropa .
c. Kesepakatan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi di mana Indonesia akan mempunyai fasilitas sendiri , khusus bagi jemaah haji Indonesia .
d. Indonesia turut mencatat sejarah dengan ikut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi AS . Pascapenandatanganan perjanjian , jumlah konflik dan korban pun telah berkurang signifikan .
e. Dan berbagai hasil konkret lainnya .

2. Mengenai Board of Peace :
a. Keanggotaan bersifat tidak bersifat tetap . Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri dari keanggotaan .
b. Mengenai biaya USD 1 miliar , adalah untuk dana rekonstruksi Gaza , dan tidak bersifat wajib .
– Saat ini Indonesia resmi bergabung bersama 7 negara besar dengan mayoritas penduduk beragama Islam lainnya , yakni Arab Saudi , Turki, Mesir , Yordania , Qatar , UAE , dan Pakistan .
– Para negara anggota boleh membayar atau tidak . Jika membayar maka akan menjadi anggota tetap . Namun bila tidak membayar , maka keanggotaan akan berlangsung selama 3 tahun . Saat ini , Indonesia belum membayar .
c. Keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret untuk turut serta secara langsung dalam mengurangi peperangan di Palestina , dan bukan hanya sebatas ikut konferensi , rapat , diskusi , atau pertemuan resmi .

Berita Terkait

Tangis Nadiem Makarim Pecah di Pelukan Istri dan Para Ojol Usai Dituntut 18 Tahun dan Denda 5.6 T
Kemendikdasmen: Tidak Ada PHK Massal Guru Non-ASN Tahun 2027
LPG 3 Kg Tembus Rp55 Ribu: Menelusuri Jejak Mafia Gas di Singkut VII
Presiden Prabowo Kecam Pengusaha Serakah dan Pejabat Korup di Peringatan Hari Buruh 2026: “Bukan Negara Ini yang Saya Perjuangkan”
Prabowo: Saya Ingin Hidup Seribu Tahun Lagi, Mau Lihat RI Jaya dan Makmur
Rupiah Anjlok Rp17.300 per Dolar, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah
Daftar Mata Uang Terlemah di Dunia, Rupiah Nomor Berapa?
Tingkatkan Mutu MBG, BGN Setop Sementara 1.780 SPPG Belum Penuhi Standar Higiene

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:36 WIB

Tangis Nadiem Makarim Pecah di Pelukan Istri dan Para Ojol Usai Dituntut 18 Tahun dan Denda 5.6 T

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:14 WIB

Kemendikdasmen: Tidak Ada PHK Massal Guru Non-ASN Tahun 2027

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:27 WIB

LPG 3 Kg Tembus Rp55 Ribu: Menelusuri Jejak Mafia Gas di Singkut VII

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:39 WIB

Presiden Prabowo Kecam Pengusaha Serakah dan Pejabat Korup di Peringatan Hari Buruh 2026: “Bukan Negara Ini yang Saya Perjuangkan”

Kamis, 30 April 2026 - 09:23 WIB

Prabowo: Saya Ingin Hidup Seribu Tahun Lagi, Mau Lihat RI Jaya dan Makmur

Berita Terbaru

Bandarlampung

IMF dan Dinsos Lampung Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bandarlampung

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:07 WIB

Daerah | Lampung

Kapolres Lampung Selatan Sertijab KSKP Bakauheni dan Kapolsek Jati Agung

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:05 WIB

Provinsi Lampung

Gubernur Mirza Dorong Digitalisasi Transaksi Untuk Dongkrak PAD Lampung

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:13 WIB

Provinsi Lampung

PNS di Metro Tewas Ditembak, Pelaku Masih Kerabat Wabup Lampura

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:10 WIB