Asisten II Setda Metro Apresiasi Berdirinya 50 Zmart

Rabu, 10 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Metro, Rilis Publik – Asisten II Setda Kota Metro, Kusbani, menghadiri peluncuran Program Zmart yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Metro di Jl. Yos Sudarso, Selasa (09/12/2025).

Acara ini menjadi momentum penguatan program pemberdayaan ekonomi mustahik di tingkat kota. Peluncuran Zmart tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mendorong peningkatan kapasitas usaha mikro milik mustahik, khususnya warung dan toko kecil di wilayah perkotaan.

Ketua Baznas Kota Metro, Joko Suroso, dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Zmart merupakan program nasional yang berfokus pada pengembangan usaha mikro berbasis zakat untuk mengentaskan kemiskinan khususnya di kawasan perkotaan.

Berdirinya 50 Zmart di Kota Metro saat ini juga tidak lepas dari pendampingan penuh Baznas Kota Metro. “Program ini memberikan bantuan modal, peningkatan kapasitas usaha, hingga dukungan promosi. Tujuan Zmart adalah meningkatkan kapasitas usaha mustahik agar dapat bersaing dengan retail modern,” ujar Joko.

Program ini juga dirancang untuk meningkatkan pendapatan mustahik melalui perbaikan manajemen usaha dan pendampingan intensif yang berorientasi pada peningkatan etos kerja dan keterampilan mustahik, sehingga mampu menjadi modal jangka panjang dalam mengentaskan kemiskinan perkotaan.

“Bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat di Kota Metro berupa modal usaha sebesar Rp8 juta per orang, termasuk paket pelatihan manajemen usaha mikro, pendampingan, renovasi warung, peralatan usaha, serta voucher belanja sebesar Empat juta rupiah dari Delapan juta rupiah yang diberikan,“ terangnya.

Sejak pertama kali diluncurkan secara nasional pada 2018, Program Zmart ini juga, telah menyentuh lebih dari 3.154 warung di seluruh Indonesia dan membawa dampak positif bagi peningkatan pendapatan mustahik.

“Program ini kami usulkan sejak enam bulan lalu kepada Baznas RI dan Alhamdulillah disetujui. Dua bulan terakhir seluruh persyaratan telah terpenuhi dan hari ini program dapat digulirkan 100 persen,” ujar Joko.

Kepada para penerima manfaat, Joko berpesan agar program ini menjadi titik awal untuk mandiri sehingga harapannya ke depan para penerima bantuan dapat menjadi muzakki melalui celengan yang dititipkan oleh Baznas Kota Metro.

Dalam kesempatan tersebut, Joko juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Metro yang telah menerbitkan Surat Edaran No.38 Tahun 2025 tentang Sadar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bagi ASN Muslim pada tertanggal 27 November 2025.

“Saya berharap dengan adanya Surat Edaran tersebut para kepala OPD dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh pegawai sehingga pada Januari 2026 program tersebut berjalan efektif. Kalau ini ditaati bersama, insyaallah tingkat kemiskinan Kota Metro yang saat ini 6,3 persen dapat terus ditekan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Metro, Kusbani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Zmart dari Baznas menjadi harapan baru bagi upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat yang terkelola dengan baik dengan 7 program luar biasa yang diberikan kepada penerima manfaat.

Hadirnya Baznas dalam membantu masyarakat Kota Metro, diharapkan tidak membuat masyarakat Kota Metro bergantung pada bantuan tetapi harus menjadi tekad untuk menjadi muzakki di masa mendatang.

Kusbani juga menyampaikan optimisme bahwa dengan program-program pemberdayaan seperti Zmart, tingkat kemiskinan di Kota Metro dapat ditekan hingga target 0,5 persen pada 2026.

“Harapannya angka kemiskinan yang sudah turun ini, di 2026 itu tinggal 0, 5% sehingga nanti akan muncul 0,01% tahun, dan tahun depannya bisa 0% berarti sudah Sejahtera semuanya masyarakat kota metro, “harapnya.

Menurutnya, capaian itu hanya dapat diraih dengan kepedulian bersama dan Baznas, namun seluruh elemen masyarakat.”Manfaat yang dikaji dari kita semua ini adalah untuk kepentingan umat, bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan,” ungkap Kusbani.

Berita Terkait

GYC Kotabumi 2026: Tahun Pertama Digelar di Luar Bandar Lampung, Jadi Satu-Satunya di Provinsi Lampung
Mobil Bupati Tersendat di Jalan saat menuju Desa Ranji, Janji Perbaikan Jadi Sorotan
Kapolres Lampung Utara Perkuat Sinergi dengan Kalapas Kotabumi, Bahas Pemberantasan Narkoba dan Pungli
Binrohtal di Masjid Al-Fachri, Kapolres Lampung Utara Ajak Personel Selalu Berbuat Baik
Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI
SMSI Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo Untuk Ekspedisi Budaya HPN 2027
Sinergi TNI-Polri, Kapolsek Kalirejo Apel Bersama Linmas Sendangagung
Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:25

GYC Kotabumi 2026: Tahun Pertama Digelar di Luar Bandar Lampung, Jadi Satu-Satunya di Provinsi Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18

Mobil Bupati Tersendat di Jalan saat menuju Desa Ranji, Janji Perbaikan Jadi Sorotan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:10

Kapolres Lampung Utara Perkuat Sinergi dengan Kalapas Kotabumi, Bahas Pemberantasan Narkoba dan Pungli

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:05

Binrohtal di Masjid Al-Fachri, Kapolres Lampung Utara Ajak Personel Selalu Berbuat Baik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:58

Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI

Berita Terbaru