Bupati Lamtim Kukuhkan FPRB 2025 2028

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur, Rilis Publik — Upaya melindungi masyarakat dari ancaman bencana terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi mengukuhkan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lampung Timur masa bakti 2025–2028, di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (16/12/2025).

Pengukuhan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama pembangunan. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta kepala desa dari wilayah yang rawan dan terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Bupati Ela menegaskan bahwa FPRB bukan sekadar forum seremonial, melainkan wadah kolaborasi lintas sektor yang diharapkan hadir langsung di tengah masyarakat. Forum ini menggabungkan kekuatan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media untuk bersama-sama mengurangi risiko bencana.

“Pengurangan risiko bencana tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Ini adalah urusan bersama demi melindungi masyarakat. Forum ini harus aktif, responsif, dan benar-benar memberi manfaat bagi warga,” tegas Bupati Ela.

Ela juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebagai bagian dari pemerintahan yang peduli dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di daerah rawan bencana. Menurutnya, upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim harus terintegrasi dengan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala BPBD Lampung Timur, Tabrani Hasyim, menyampaikan bahwa FPRB menjadi mitra strategis BPBD dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga. Keberadaan forum ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

“Melalui FPRB, kita ingin membangun sistem pencegahan dan penanggulangan bencana yang lebih terencana, sehingga dampak bencana bisa ditekan dan masyarakat merasa lebih aman,” jelas Tabrani.

Ketua FPRB Kabupaten Lampung Timur, Agus, menyatakan komitmennya untuk membawa forum ini bekerja nyata di lapangan. Fokus utama FPRB ke depan adalah edukasi kebencanaan, penguatan kapasitas masyarakat, serta sinergi cepat saat terjadi keadaan darurat.

“Kami ingin FPRB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga di wilayah rawan bencana. Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, dunia usaha, akademisi, dan media akan terus kami perkuat,” ujar Agus.

Dengan dikukuhkannya FPRB ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap tercipta daerah yang semakin tangguh bencana, di mana masyarakat lebih siap, lebih waspada, dan lebih terlindungi dari berbagai ancaman bencana alam.

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual
Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo
Sebut PUPR Sangat Tanggap, Walkot LIRA Banda Aceh Apresiasi Kinerja Rulli Syahreza
khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:46

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:33

Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04

Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05

Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:41

Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo

Berita Terbaru