MUSI BANYUASIN, Rilis Publik – Kantor Desa Jembatan Gantung menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan yang sederhana, namun sarat makna. Selepas salat Jumat, sejumlah anak yatim dan kaum duafa menerima santunan dari PT GWN.
Sebanyak 100 penerima santunan mendapatkan bantuan yang diserahkan secara simbolis. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Bagi sebagian orang, santunan mungkin terlihat sebagai bantuan biasa. Namun bagi masyarakat yang membutuhkan, perhatian semacam itu memiliki arti tersendiri. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi pengingat bahwa mereka tidak berjalan sendiri menghadapi berbagai keterbatasan.
Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Jembatan Gantung dengan suasana kekeluargaan. Kehadiran perusahaan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih dekat.
Humas PT GWN, Antoni, mengatakan pemberian santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum duafa.
“Pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian PT GWN kepada anak yatim dan kaum duafa. Sebanyak 100 orang menerima santunan, dan penyerahannya dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Jembatan Gantung setelah salat Jumat,” ungkap Antoni.
Menurutnya, keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas usaha. Lebih dari itu, perusahaan juga memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat sosial bagi lingkungan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima dan menjadi bentuk silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat,” tambahnya.
Bukan Sekadar Bantuan
Penyaluran santunan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat.
Hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis. Karena itu, program sosial yang menyentuh langsung masyarakat diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Bagi pemerintah desa, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial juga menjadi bagian dari sinergi bersama dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 100 anak yatim dan kaum duafa yang menerima santunan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Mereka bukan sekadar angka dalam sebuah program sosial, melainkan masyarakat yang diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari kepedulian yang diberikan.
Menjaga Kepedulian di Tengah Aktivitas Perusahaan
Kehadiran perusahaan di suatu wilayah pada akhirnya tidak hanya dinilai dari aktivitas ekonominya. Kepedulian terhadap masyarakat sekitar juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hubungan antara perusahaan dan lingkungan sosialnya.
Melalui kegiatan santunan ini, PT GWN menunjukkan upaya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Jembatan Gantung.
Ke depan, program-program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan. Tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kegiatan pada Jumat siang itu pun meninggalkan pesan sederhana: di tengah aktivitas usaha dan dinamika kehidupan masyarakat, kepedulian tetap memiliki tempat penting.
Dan bagi 100 anak yatim serta kaum duafa yang menerima santunan, perhatian tersebut diharapkan bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan menjadi bagian dari semangat untuk terus berbagi dan memperkuat kebersamaan.











