Limbah Minyak Pertamina PT PHR Zona 4 Diduga Cemari Perkebunan Warga di Jirak Jaya

Senin, 23 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Banyuasin, Rilis Publik – Kebocoran limbah minyak mentah milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, khususnya unit Pertamina EP Pendopo Field, kembali memicu kekhawatiran masyarakat di Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya. Berdasarkan pantauan lapangan pada Senin (23/02), tumpahan cairan hitam pekat tersebut telah merembes hingga ke area persawahan dan perkebunan sawit milik warga setempat. Insiden ini diduga kuat berasal dari kerusakan pada pipa produksi minyak yang mengalami pecah perforasi, sehingga material minyak mentah keluar tak terkendali ke lingkungan sekitar.

Melalui temuan di lapangan, terlihat jelas genangan cairan hitam yang kental menumpuk di area parit dan tanah rendah di antara rimbunnya tanaman liar dan pohon sawit. Aliran limbah tersebut tampak meninggalkan jejak kerak berwarna cokelat kemerahan pada dinding tanah, yang menandakan volume tumpahan cukup signifikan. Kontaminasi ini tidak hanya mengancam kesuburan tanah perkebunan, tetapi juga berisiko tinggi merusak ekosistem air di persawahan jika tidak segera ditangani secara tuntas secara teknis dan lingkungan.

Meskipun pihak humas Pertamina, Tama, menyatakan bahwa koordinasi pembersihan sedang berlangsung dan telah mencapai kesepakatan dengan pemilik lahan, pihak perusahaan dinilai kurang transparan. “Oh itu sudah kami koordinasi dengan pak Muhlasin dan masih dalam proses pembersihan oleh tim pembersihan Kak, sudah clear dengan pemilik kak”, ungkapnya. Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen belum memberikan penjelasan mendetail mengenai penyebab pasti kebocoran maupun estimasi volume minyak yang tumpah. Sikap bungkam dari pihak humas (Yanti & Tama) saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh awak media kini menuai sorotan tajam dari publik yang menuntut pertanggungjawaban operasional yang lebih aman dan terbuka.

Berita Terkait

Bupati Toha Sambangi Tanjung Agung Timur, Warga Sampaikan Aspirasi
IMF Soroti Isu Penggunaan HP di Lapas Bengkulu, Minta Pengawasan Diperketat
PTBA Salurkan Bantuan Instalasi Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur, NTT
Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  
Polsek Sungai Keruh Gerak Cepat, Warga Setia Jaya Terima Bantuan Air Bersih
Jumat Berkah Polsek Rambang, Kapolsek Langsung Pimpin Pembagian Nasi Kotak kepada Warga
Pastikan Personel Tetap Prima, Sidokkes Polres Muara Enim Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Polsek Rambang  
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA-POLDA Sumsel, Bersihkan Lingkungan & Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:28

Bupati Toha Sambangi Tanjung Agung Timur, Warga Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:43

IMF Soroti Isu Penggunaan HP di Lapas Bengkulu, Minta Pengawasan Diperketat

Sabtu, 5 September 2026 - 11:16

PTBA Salurkan Bantuan Instalasi Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur, NTT

Sabtu, 5 September 2026 - 00:04

Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  

Jumat, 4 September 2026 - 19:36

Polsek Sungai Keruh Gerak Cepat, Warga Setia Jaya Terima Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru