Produktivitas Padi di Lampung Barat Meningkat, Target 2025 Capai 97 Ribu Ton

Selasa, 11 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Rilis Publik) – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) mencatat, terdapat peningkatan jumlah produktivitas padi di Kabupaten Bumi Beguwai Jejama Sai Betik.

Kepala Dinas TPH Lampung Barat Nata Djudin Amran, menyampaikan bahwa produktivitas tanaman pangan padi di Lampung Barat mencapai ribuan ton.

“Produktivitas GKP (Gabah Kering Panen) di Lampung Barat pada tahun 2024 realisasinya mencapai 80.362,1 ton,” ujarnya, Senin (10/2).

Menurutnya, produksi padi di Kabupaten Lampung Barat terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Dan target Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di tahun 2025 ini produktivitas padi nya mencapai di angka 97.183,9,” kata dia.

Nata Djudin Amran menuturkan, Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) hingga kini masih menjadi sentra penghasil padi terbesar di Kabupaten Lampung Barat.

“Untuk produksi padi di Lampung Barat per hektare mencapai 4,8 ton dan itu peningkatan karena pada tahun sebelumnya hanya 4,6 ton,” tuturnya.

“Jumlah luas lahan padi yang ada di Lampung Barat di tahun kemarin yakni tahun 2024 totalnya ada 10.464 hektare,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia membeberkan, terdapat beberapa hal yang menjadi persoalan petani padi di lapangan pada tahun 2024.

“Diantaranya masalah cuaca yang buruk seperti hujan deras yang berpotensi banjir, dan juga konflik satwa liar di BNS Suoh sehingga petani lebih was-was saat hendak berkebun,” bebernya.

Dalam menangani persoalan akibat cuaca ekstrem, pihaknya selalu berkoodinasi dengan BPBD dan Dinas PUPR untuk melakukan penanganan darurat.

“Musibah itu yang kadang tidak bisa memberikan respon signifikan seperti bencana alam dan satwa liar sehingga kami meminta agar petani dapat mengurangi dan tetap berhati-hati saat berkebun,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya, Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Tersangka
Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satu Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara
Jelang Pilkakon Sukorejo, Kapolsek Pardasuka kunjungi Sekertariat Panitia pilkakon Sukorejo
Polres Lampung Utara Ikuti Sosialisasi Aplikasi Pendataan Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Jadi Agen Pendataan
FOKAL IMM Lampung Utara Akan Dilantik, Rangkaian Acara Dirangkai Peluncuran Buku Kepemimpinan AMM
Pengurus SMI dan Ribuan Petani Singkong Apresiasi Kehadiran PT SBP di Lampung Utara
Sat Lantas Polres Lampung Utara Intensifkan Pengaturan dan Patroli Hunting di Sejumlah Ruas Jalan
Kapolres Lampung Utara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Sabu hingga Senjata Api Rakitan Dimusnahkan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:19

Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya, Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Tersangka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:18

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satu Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37

Jelang Pilkakon Sukorejo, Kapolsek Pardasuka kunjungi Sekertariat Panitia pilkakon Sukorejo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:54

Polres Lampung Utara Ikuti Sosialisasi Aplikasi Pendataan Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Jadi Agen Pendataan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:57

FOKAL IMM Lampung Utara Akan Dilantik, Rangkaian Acara Dirangkai Peluncuran Buku Kepemimpinan AMM

Berita Terbaru