Proyek Drainase Di Bandar Surabaya Berpotensi Ada Penyimpangan APBD Suhaimi Sebut Nama FR

Jumat, 24 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Surabaya, Rilis Publik – Lemahnya pengawasan dari pihak terkait menjadi peluang bagi penerima tender proyek untuk melakukan akal-akalan. Penyusunan batu, adukan semen, dan pasir diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Bahkan papan informasi proyek disimpan dan baru akan dipasang di lokasi kerja saat ada yang menanyakan.

Hasil pantauan tim media menunjukkan bahwa pembangunan talut jalan provinsi di ruas jalan Seputih Surabaya – Sadewa, Lampung Tengah, tepatnya di Kampung Gaya Baru V, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, terkesan dikerjakan asal jadi.

Pekerjaan talut tersebut dilakukan oleh CV. Arfa Jaya Nyerupa, dengan Nomor Kontrak: 01/SPK/PBG/DRN/.118/V.03/IX/2025. Proyek ini patut diduga kuat hanya merupakan akal-akalan oknum penerima tender untuk memperoleh keuntungan lebih besar.

Salah satu pekerja di lokasi mengatakan kepada tim media:

“Kami hanya kerja, Pak. Gak tahu apa-apa. Disuruh mandornya, Moyo. Nanti orangnya ke sini, Pak,” ujarnya.

Sementara itu, Moyo, saat dikonfirmasi di lokasi, menjelaskan:

“Saya hanya disuruh ngawasi, Pak. Kalau pekerjaan ini punya Pak Suhaimi. Konsulatnya Pak Aan, orang Metro,”
ucapnya sambil menyebutkan nomor HP Suhaimi kepada tim media.

Saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Suhaimi mengatakan:

“Silakan hubungi Pak FR di Rumbia,” imbuhnya.

Keesokan harinya, Suhaimi kembali menghubungi tim media dan meminta untuk bertemu. Namun hingga berita ini diterbitkan, Suhaimi belum memberikan kejelasan atau menemui tim media untuk memberikan klarifikasi.

Sesuai permintaan Suhaimi, tim media kemudian menghubungi FR. Namun, jawaban yang diterima tim media sungguh di luar nalar. FR dengan nada tinggi mengatakan:

“Tumbur, Nam! Laporkan! Karena saat ini media selalu dicap jelek,” pungkasnya.

Dengan perihal tersebut, diduga kuat pengerjaan proyek drainase di jalan provinsi ini hanyalah akal-akalan belaka demi meraup keuntungan lebih besar.
Diharapkan kepada Kejari, Kejati, dan pihak terkait lainnya agar menindak lanjuti pekerjaan yang dilakukan oleh CV. Arfa Jaya Nyerupa, yang diduga tidak sesuai aturan dan berpotensi menyebabkan penyimpangan APBD, sehingga merugikan keuangan daerah.

(Kairul Anam)

Bersambung…

Berita Terkait

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027
Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026
Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 
Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia
Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa
Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Munir Abdul Haris Serahkan Bantuan Mobil Untuk Santri PP Raudlatul Sholihin Purwosari
Pertunangan DV dan DT Berakhir, Kedua Pihak Sampaikan Keterang Berbeda

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:28

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:08

Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026

Selasa, 22 September 2026 - 18:46

Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia

Selasa, 22 September 2026 - 17:36

Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa

Selasa, 22 September 2026 - 12:21

Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa

Berita Terbaru