2 Pelajar di Pesawaran Nekat Layani Waria dan Tikam 78 kali hingga Tewas Gegara Butuh Uang Jajan 

- Editor

Minggu, 7 September 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN, Rilis Publik – Polisi mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap seorang waria bernama Dainuro (41), pemilik salon di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Korban ditemukan tewas dengan 78 luka tusuk dan sayatan di tubuhnya pada Minggu pagi (31/8/2025).

 

Tak disangka, pelaku pembunuhan waria ternyata dua orang yang masih berstatus pelajar SMP, yakni DA (15) dan RO (14). Keduanya ditangkap Tim Tekab 308 Polres Pesawaran beberapa jam setelah kejadian.

Kasatreskrim Polres Pesawaran, Iptu Pande Putu Yoga Mahendra mengatakan, peristiwa itu bermula saat kedua pelajar tersebut kerap diminta korban untuk melayani tindakan tidak senonoh dengan iming-iming uang jajan.”Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka tusuk di kepala, tangan, dan badan. Total ada 78 luka. Selain itu, zakar korban disunat, ditemukan cairan berwarna bening di duga sperma pada alat kelamin korban,” ujar Pande, Kamis (4/9/2025).

Dalam pengakuannya, DA mengaku awalnya mau memenuhi ajakan korban karena butuh uang.”Saya yang ke sana karena butuh duit pak, saya kenal sama korban sudah sekitar satu bulan. Ke salon dia (korban) biasanya untuk ngopi dan numpang Wifi. Kalau komunikasi jarang, tapi dia (korban) sering telepon-telepon saya, cuma saya abaikan saja. Korban ini maksa-maksa saya dateng,” tutur DA.

 

Dari korban, ia biasanya hanya diberi Rp30 ribu hingga Rp50 ribu. Namun ia kesal karena tahu orang lain diberi hingga Rp100 ribu.”Awalnya saya mau karena butuh uang saja, dia yang nawarin duluan. Kalau orang lain dikasih Rp100 ribu, jadi saya kesal dan dendam karena dikasih uang lebih murah,” katanya.DA juga mengaku beberapa kali dilecehkan korban. Ia kemudian mengajak rekannya, RO, untuk menghabisi nyawa Dainuro.”Saya yang tikam, kalau RO nahan badan korban. Setelah itu kami kabur,” jelas dia. Pelaku DA belakangan mengaku menyesal atas apa yang telah dilakukannya.

 

“Saya nyesel banget, saya mau bertobat. Saya masih mau sekolah, kakek nenek saya nunggu di rumah. Orang tua saya sudah pisah, saya sama nenek,” ucapnya.Polisi pertama kali menangkap RO di rumah orang tuanya di Kecamatan Way Lima, Pesawaran, Minggu pagi (31/8/2025).Dari pengembangan, malam harinya polisi berhasil meringkus DA di rumah neneknya.”Dua pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti, di antaranya pisau, golok, handphone, sepeda motor, hingga tas milik korban,” jelas Pande.

Berita Terkait

Polsek Abung Semuli Ungkap Kasus Curas, Pelaku Ditangkap di Lampung Tengah
Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Tiga Pria Diamankan di Abung Selatan
Pemkot Metro Sambut Kunjungan Survei KKDN Unhan RI
Perkuat Transparansi, Disdik Lampung Utara Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026/2027
Sengketa Lahan Tubaba: Holdin Saleh Akan Laporkan Anggota DPRD ke Polisi dan MKD
Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Pawai TK Kemala Bhayangkari, Pastikan Lalu Lintas Aman dan Tertib
Wabup Tanggamus Lantik Pejabat Tinggi Pratama
Bupati Pesawaran Dorong Kesadaran Bayar PBB

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:55 WIB

Polsek Abung Semuli Ungkap Kasus Curas, Pelaku Ditangkap di Lampung Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 10:55 WIB

Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Tiga Pria Diamankan di Abung Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 10:53 WIB

Pemkot Metro Sambut Kunjungan Survei KKDN Unhan RI

Selasa, 21 April 2026 - 16:34 WIB

Sengketa Lahan Tubaba: Holdin Saleh Akan Laporkan Anggota DPRD ke Polisi dan MKD

Selasa, 21 April 2026 - 14:38 WIB

Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Pawai TK Kemala Bhayangkari, Pastikan Lalu Lintas Aman dan Tertib

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkot Metro Sambut Kunjungan Survei KKDN Unhan RI

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:53 WIB