Aksi Nyata ‘Pahlawan Jalanan’: Komunitas dan Warga Kompak Tambal Lubang Maut di Tanjung Enim

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG ENIM, Rilis Publik – Pemandangan berbeda terlihat di ruas jalan lintas Desa Lingga, tepatnya di depan PT Lingga Raya, pada Minggu pagi (8/2/2026). Puluhan warga bersama Komunitas Peduli Jalan Rusak (KPJR) Kabupaten Muara Enim bahu-membahu menyingsingkan lengan baju untuk memperbaiki akses jalan yang kian memprihatinkan.

Bergerak Sebelum Jatuh Korban

Kondisi jalan lintas yang menghubungkan Tanjung Enim menuju Muara Enim memang dilaporkan rusak parah. Lubang-lubang menganga bak jebakan maut bagi pengendara motor maupun mobil, terutama saat hujan mengguyur dan air menutupi kedalaman lubang.

Melihat kondisi tersebut, Haji Basaruddin, selaku Koordinator KPJR Kabupaten Muara Enim, menyatakan keprihatinannya. “Kami sangat prihatin melihat kondisi jalan, mulai dari jalan provinsi hingga jalan pemukiman yang rusak berat. Banyak pengendara yang terjebak, dan ini sangat mengancam keselamatan,” tegasnya di sela-sela kegiatan.

Sinergi dan Swadaya Murni

Yang menarik, aksi gotong royong ini lahir murni dari inisiatif warga tanpa menunggu anggaran pemerintah. Kekuatan swadaya masyarakat menjadi mesin utama pergerakan ini. Bantuan material dan dana mengalir dari berbagai pihak, mulai dari:

  • SPBU Batu Grigis

  • Toko-toko bangunan setempat

  • Para Hamba Allah

  • Partisipasi aktif warga Tanjung Enim

Pak Yayan, ST, seorang tokoh pemuda sekaligus konsultan di Muara Enim, menekankan pentingnya peran serta publik. “Siapa lagi yang akan peduli jika bukan kita? Sinergi antara masyarakat dan komunitas seperti KPJR adalah kunci,” ujarnya.

Harapan untuk Perubahan

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini tidak hanya sekadar menambal dan meratakan jalan dengan tanah atau koral, tetapi juga menjadi simbol pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara.

Haji Basaruddin berharap aksi di Desa Lingga ini menjadi pilot project atau contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Lawang Kidul. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu turun tangan jika sewaktu-waktu KPJR membutuhkan tenaga bantuan dalam misi “menutup lubang” di titik-titik rawan lainnya.

“Insya Allah, niat dan tujuan baik ini akan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Semoga perjuangan dan ikhtiar kita diberkahi Allah SWT,” tutupnya penuh harap.

Berita Terkait

Polsek Rambang Laksanakan KRYD Malam Libur, Antisipasi Tindak Pidana 3C di Wilayah Hukum
Polsek Rambang Laksanakan Razia 21 KRYD Antisipasi Tindak Pidana Malam Hari
Polsek Rambang Lakukan Pemeliharaan Berkala Tanaman Program 1000 Pohon
Perkuat Kompetensi Insan, PTBA Dorong Program Pemberdayaan yang Berdampak
Lahir dari Perjuangan, Ormas Harimau Sumatera Bersatu Gelar Deklarasi Akbar Periode 2026–2031 di Palembang
Sambut HUT ke-45 Korem 044/Gapo, Kodim 0405/Lahat Buka Pesta Rakyat dan Berbagi Santunan
Polsek Rambang Laksanakan Pengamanan Penuh Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan
Didemo Soal Anggaran Publikasi Rp3,2 Miliar, Diskominfo Muba Disorot Setelah Bendera Merah Putih Robek Berkibar di Halaman Kantor

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:34 WIB

Polsek Rambang Laksanakan KRYD Malam Libur, Antisipasi Tindak Pidana 3C di Wilayah Hukum

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:50 WIB

Polsek Rambang Laksanakan Razia 21 KRYD Antisipasi Tindak Pidana Malam Hari

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:48 WIB

Polsek Rambang Lakukan Pemeliharaan Berkala Tanaman Program 1000 Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:46 WIB

Perkuat Kompetensi Insan, PTBA Dorong Program Pemberdayaan yang Berdampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:16 WIB

Lahir dari Perjuangan, Ormas Harimau Sumatera Bersatu Gelar Deklarasi Akbar Periode 2026–2031 di Palembang

Berita Terbaru