Akses Jalan Rusak Parah, Pelajar di Jirak Jaya Harus Berjuang Bertaruh Nyawa Menuju Sekolah

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUSI BANYUASIN, Rilis Publik – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Desa Rukun Rahayu dan Desa Simpang Tingkis, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, kembali menjadi sorotan tajam. Hal ini mencuat setelah beredarnya foto-foto puluhan pelajar yang harus bersusah payah melewati jalanan berlumpur demi menuntut ilmu.

Pantauan di lapangan menunjukkan belasan siswa berseragam sekolah terpaksa mengendarai sepeda motor melintasi jalur tanah yang becek dan licin akibat guyuran hujan. Ketiadaan aspal membuat permukaan jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang membahayakan keselamatan pengendara, terutama bagi anak-anak sekolah yang melintas setiap hari.

Kondisi ini membawa dampak buruk yang nyata: banyak siswa sering terlambat tiba di sekolah, aktivitas ekonomi masyarakat nyaris lumpuh, hingga ratusan warga di kedua desa tersebut merasa terisolasi.

Dalam foto yang beredar, para pelajar tampak harus ekstra hati-hati menjaga keseimbangan agar motor mereka tidak tergelincir atau terjebak dalam lumpur yang dalam. Beberapa siswa terlihat terpaksa menurunkan kaki untuk menahan beban motor, sementara yang lain harus mengantre panjang karena jalur yang bisa dilalui sangat terbatas.

Kondisi ini tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga kerap membuat para siswa tiba di sekolah dengan pakaian kotor atau terlambat mengikuti jam pelajaran.

Warga setempat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin segera memberikan perhatian serius melalui perbaikan jalan utama ini. Akses jalan yang memadai dianggap sebagai kebutuhan mendesak untuk menunjang sektor pendidikan dan ekonomi masyarakat desa.

Selama jalan ini belum diperbaiki, perjalanan menuju sekolah akan terus menjadi perjuangan fisik yang berat bagi generasi muda di daerah tersebut—generasi yang seharusnya bisa fokus belajar tanpa harus mencemaskan keselamatan mereka di perjalanan. (Rapel)

Berita Terkait

IMF Soroti Isu Penggunaan HP di Lapas Bengkulu, Minta Pengawasan Diperketat
PTBA Salurkan Bantuan Instalasi Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur, NTT
Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  
Polsek Sungai Keruh Gerak Cepat, Warga Setia Jaya Terima Bantuan Air Bersih
Jumat Berkah Polsek Rambang, Kapolsek Langsung Pimpin Pembagian Nasi Kotak kepada Warga
Pastikan Personel Tetap Prima, Sidokkes Polres Muara Enim Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Polsek Rambang  
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA-POLDA Sumsel, Bersihkan Lingkungan & Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Wujud Transparansi, Sampel Limbah Lingkungan Desa Jirak Diambil Bersama dari Berbagai Pihak

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:43

IMF Soroti Isu Penggunaan HP di Lapas Bengkulu, Minta Pengawasan Diperketat

Sabtu, 5 September 2026 - 11:16

PTBA Salurkan Bantuan Instalasi Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur, NTT

Sabtu, 5 September 2026 - 00:04

Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  

Jumat, 4 September 2026 - 19:36

Polsek Sungai Keruh Gerak Cepat, Warga Setia Jaya Terima Bantuan Air Bersih

Jumat, 4 September 2026 - 15:45

Jumat Berkah Polsek Rambang, Kapolsek Langsung Pimpin Pembagian Nasi Kotak kepada Warga

Berita Terbaru