Pemkab Tanggamus Siapkan Empat Lokasi Pasar Murah

Selasa, 14 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Rilis Publik) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyiapkan pelaksanaan pasar murah sebagai langkah pengendalian harga kebutuhan pokok di tengah dinamika pasar. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas inflasi sekaligus memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin Asisten II Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, di ruang rapat Wakil Bupati Tanggamus, Senin (13/4/2026), disampaikan bahwa inflasi tahunan (year-on-year) Tanggamus pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen.

Meski demikian, secara bulanan Tanggamus justru mengalami deflasi sebesar 0,41 persen. Sementara itu, inflasi Provinsi Lampung berada di angka 1,16 persen (y-on-y) dan 0,19 persen (month-to-month).

Hendra Wijaya Mega menegaskan kondisi inflasi di Tanggamus masih tergolong terkendali, didukung oleh ketersediaan pangan yang surplus pada sejumlah komoditas utama.

“Sejumlah kebutuhan pokok masih stabil, bahkan berada di bawah rata-rata harga provinsi,” ujarnya.

Beberapa komoditas yang terpantau stabil di antaranya beras medium di kisaran Rp13.125 per kilogram, gula pasir Rp17.300 per kilogram, minyak goreng Rp20.250 per liter, serta daging ayam Rp30.000 per kilogram.

Namun demikian, pihaknya mengingatkan adanya potensi kenaikan harga pada komoditas cabai. Cabai merah tercatat naik menjadi Rp31.500 per kilogram, sementara cabai rawit berada di level Rp49.250 per kilogram.

“Pergerakan harga cabai perlu diwaspadai karena menjadi salah satu pemicu fluktuasi inflasi mingguan,” kata Hendra.

Dari sisi ketersediaan, Tanggamus juga mencatat surplus pangan yang cukup besar, yakni beras 93.446 ton, jagung 8.716 ton, serta daging sapi 509 ton, yang menjadi penopang utama stabilitas harga.

Sementara itu, Indikator Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan fluktuasi sepanjang awal tahun 2026, dengan puncak tertinggi terjadi pada pekan pertama Januari di angka 0,85 dan terendah pada pekan pertama Februari sebesar -0,64.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Tanggamus bekerja sama dengan Bulog Lampung akan menggelar Gerakan Pangan Murah di empat pasar, yakni Pasar Talang Padang, Pasar Gisting, Pasar Kota Agung, dan Pasar Wonosobo.

Program tersebut akan menyediakan sejumlah komoditas pokok seperti minyak goreng “Minyak Kita”, tepung terigu, dan gula pasir dengan harga terjangkau.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus melakukan operasi pasar serta pemantauan harga di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.(*)

Berita Terkait

Wakil Bupati Romli Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia
Ribuan Karyawan PT BSA Akan Menggelar Aksi, Tuntut Kepastian Hukum Pelaku Pembakaran
Sinergi Pemcam dan Masyarakat Sendangagung Sukseskan HUTRI ke-81 dengan Meriah
Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
Kapolres Lampung Utara Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
IMF Soroti Dugaan Penghalangan Kerja Wartawan di Lampung Utara, Minta Polisi Tegakkan UU Pers
Mendapat Perlakuan Penghalangan Kerja Wartawan, Sekjen KWIP Laporkan Pelaku Ke Polisi Lampura
Warga Sindangsari Gerebek IRT Kurung Oknum Polisi, Wartawan Mendapat Intimidasi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24

Wakil Bupati Romli Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:40

Ribuan Karyawan PT BSA Akan Menggelar Aksi, Tuntut Kepastian Hukum Pelaku Pembakaran

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:29

Sinergi Pemcam dan Masyarakat Sendangagung Sukseskan HUTRI ke-81 dengan Meriah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:03

Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:33

Kapolres Lampung Utara Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Berita Terbaru