Perkuat Konektivitas Lampung dan Sumatera Selatan, Gubernur Mirza Perbaiki Jalan di Mesuji

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Rilis Publik | Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan groundbreaking ruas jalan Brabasan–Wiralaga di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji, Rabu (6/5/2026). Tampak mendampingi Gubernur Mirza, Sekdaprov Marindo Kurniawan dan Kadiskominfotik Ganjar Jationo.

Pembangunan jalan ini untuk memperkuat konektivitas antara Lampung dan Sumatera Selatan dan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara lebih merata.

Gubernur Mirza menegaskan ruas jalan tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi pintu masuk dari wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menuju Provinsi Lampung.

“Ini jalan yang paling ujung di Provinsi Lampung. Jadi begitu orang masuk Lampung, kesannya harus langsung terasa, jalannya sudah bagus,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kualitas infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi etalase bagi Provinsi Lampung.

Karena itu, ia meminta kontraktor menjadikan proyek ini sebagai pekerjaan terbaik sepanjang pengalaman mereka.

Bahkan, Gubernur Mirza menekankan kualitas jalan harus mampu bertahan minimal 15 tahun mengingat tingginya beban kendaraan angkutan hasil perkebunan seperti sawit, karet, dan singkong yang melintas di kawasan tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan menjawab kebutuhan riil masyarakat yang telah lama menantikan akses jalan yang layak.

“Minimal satu kali pembangunan harus bertahan 15 tahun. Mobil apa pun yang lewat harus kuat, karena di sini kendaraan besar semua,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk tidak meninggalkan wilayah yang secara geografis jauh dari pusat pemerintahan.

Ia berpendapat pembangunan infrastruktur tidak boleh terpusat di wilayah perkotaan saja, dimana meskipun Mesuji berjarak jauh dari Bandar Lampung, harus tetap menjadi prioritas.

“Kita ingin pembangunan di Provinsi Lampung merata. Mesuji memang jauh, tapi tidak boleh jauh dari pembangunan,” tegasnya.

Gubernur Mirza berharap pembangunan ruas jalan Brabasan–Wiralaga dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan, terutama dalam memperkuat konektivitas antara Lampung dan Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan bahwa ruas Brabasan–Wiralaga memiliki panjang total sekitar 29,443 kilometer, dengan penanganan efektif tahun ini sepanjang 8,825 kilometer.

Proyek ini menggunakan konstruksi rigid pavement (beton) dengan nilai kontrak sebesar Rp100 miliar.

Lebar jalan juga ditingkatkan dari sebelumnya sekitar 5 meter menjadi 8,4 meter.

“Dari total panjang 29 kilometer, kerusakan yang ditangani sekitar 8,6 kilometer. Tahun ini kita kerjakan 8,8 kilometer, jadi lebih dari kebutuhan kerusakan yang ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan pembangunan ditargetkan rampung dalam 240 hari kalender, namun diupayakan dapat selesai lebih cepat, yakni pada September 2026.

Dengan perbaikan tersebut, tingkat kemantapan jalan di ruas tersebut diharapkan mencapai 100 persen pada akhir tahun.

Secara keseluruhan, Kabupaten Mesuji memiliki dua ruas jalan provinsi dengan total panjang 41,045 kilometer dan tingkat kemantapan saat ini mencapai 78,99 persen.

Bupati Mesuji Elfianah menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut.

Ia menyebut proyek ini sebagai harapan baru bagi masyarakat Mesuji yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan utama.

“Pembangunan jalan ini membawa masa depan dan harapan bagi masyarakat kami. Ini bukan hanya soal akses, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, hingga UMKM,” ujarnya.

Ia berharap, pembangunan infrastruktur jalan dapat diikuti dengan program pembangunan lainnya di sektor pertanian, perkebunan, dan pemberdayaan desa.

Ruas Brabasan–Wiralaga sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat-pusat produksi di Mesuji, yang didominasi oleh perkebunan kelapa sawit, serta menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarprovinsi.(Shine Anju)

Berita Terkait

Wali Kota Pastikan Seluruh Anak yang Belum Lolos SPMB SMP Negeri Tetap Tertampung di Sekolah Negeri Terdekat
Rutan Bandar Lampung Gelar Skrining TB dan HIV
DPRD Soroti Aset Pemkot Bandarlampung Belum Bersertifikat
Jamal Pengurus KNPI Lampung Ajak Masyarakat Bijak Berpolitik dan Tetap Objektif
Peringati HANI 2026, Ketum GANMN: Perang Melawan Narkoba Adalah Tanggung Jawab Bersama Selamatkan Generasi Bangsa
Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-344 Kota Bandarlampung, Mobil dan Rumah Jadi Hadiah Utama
Safari ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat “Baginda Pemuka Bangsa”
Bunda Eva Optimis Gedong Air Bisa Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:05 WIB

Wali Kota Pastikan Seluruh Anak yang Belum Lolos SPMB SMP Negeri Tetap Tertampung di Sekolah Negeri Terdekat

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:21 WIB

Rutan Bandar Lampung Gelar Skrining TB dan HIV

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:20 WIB

DPRD Soroti Aset Pemkot Bandarlampung Belum Bersertifikat

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:54 WIB

Jamal Pengurus KNPI Lampung Ajak Masyarakat Bijak Berpolitik dan Tetap Objektif

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:31 WIB

Peringati HANI 2026, Ketum GANMN: Perang Melawan Narkoba Adalah Tanggung Jawab Bersama Selamatkan Generasi Bangsa

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Satu Hari, Dua Amanah: 2 Ketua TP PKK Dilantik Usai Sertijab Kakam

Jumat, 3 Jul 2026 - 16:49 WIB

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Upayakan Pengembangan Kelas Migran Vokasi ke Korsel

Jumat, 3 Jul 2026 - 16:45 WIB