Pemkab Tanggamus Ajukan Pinjaman Rp 65 Miliar Ke PT SMI

Selasa, 19 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, Rilis Publik– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus resmi mengajukan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk membiayai pembangunan infrastruktur strategis di wilayah setempat.

Dana pinjaman tersebut direncanakan digunakan untuk pembangunan 15 titik infrastruktur yang terdiri dari 13 ruas jalan dan dua jembatan yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Proses pengajuan kini memasuki tahap verifikasi teknis setelah dilaksanakan rapat koordinasi antara jajaran Pemkab Tanggamus yang dipimpin Wakil Bupati Agus Suranto bersama tim verifikasi PT SMI di ruang rapat utama Kantor Bupati Tanggamus, Senin (18/5).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan mendesak masyarakat karena berkaitan langsung dengan konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi warga.

“Sebanyak 15 titik pembangunan tersebar mulai dari Kecamatan Kelumbayan, Waynipah, Kotaagung hingga Talang Padang. Infrastruktur ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hendra, usai rapat koordinasi, tim PT SMI dijadwalkan melakukan verifikasi lapangan guna memastikan kesiapan teknis proyek serta mencocokkan kondisi riil lokasi pembangunan.

Tahapan verifikasi itu dilakukan sebagai dasar penilaian kelayakan pinjaman sebelum keputusan persetujuan diterbitkan.

Dalam proses penilaian, PT SMI memfokuskan evaluasi pada tiga aspek utama, yakni kelengkapan dokumen administrasi, kesiapan penganggaran daerah, serta dampak ekonomi yang akan dihasilkan dari proyek pembangunan.

Pemkab Tanggamus menargetkan proses persetujuan pinjaman dapat rampung pada akhir Juni 2026.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, proses lelang proyek direncanakan dimulai pada Juli 2026, sementara pekerjaan fisik ditargetkan mulai terkontrak pada Agustus mendatang.

Pemkab berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperkuat konektivitas antarkawasan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembangunan.

Berita Terkait

Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya, Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Tersangka
Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satu Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara
Jelang Pilkakon Sukorejo, Kapolsek Pardasuka kunjungi Sekertariat Panitia pilkakon Sukorejo
Polres Lampung Utara Ikuti Sosialisasi Aplikasi Pendataan Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Jadi Agen Pendataan
FOKAL IMM Lampung Utara Akan Dilantik, Rangkaian Acara Dirangkai Peluncuran Buku Kepemimpinan AMM
Pengurus SMI dan Ribuan Petani Singkong Apresiasi Kehadiran PT SBP di Lampung Utara
Sat Lantas Polres Lampung Utara Intensifkan Pengaturan dan Patroli Hunting di Sejumlah Ruas Jalan
Kapolres Lampung Utara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Sabu hingga Senjata Api Rakitan Dimusnahkan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:19

Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya, Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Tersangka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:18

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satu Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37

Jelang Pilkakon Sukorejo, Kapolsek Pardasuka kunjungi Sekertariat Panitia pilkakon Sukorejo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:54

Polres Lampung Utara Ikuti Sosialisasi Aplikasi Pendataan Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Jadi Agen Pendataan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:57

FOKAL IMM Lampung Utara Akan Dilantik, Rangkaian Acara Dirangkai Peluncuran Buku Kepemimpinan AMM

Berita Terbaru