Pemkab Lamtim Dorong Perlindungan Warisan Sejarah

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur, Rilis Publik – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat upaya pelestarian sejarah dan budaya daerah melalui sidang rekomendasi penetapan dan pemeringkatan cagar budaya tingkat kabupaten yang digelar di Aula Utama Setdakab Lampung Timur, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi, dan dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Lampung, Kuswanto, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Lampung, Anshori Djausal, serta sejumlah undangan.

Dalam sambutannya, Rustam Effendi menegaskan cagar budaya tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga identitas daerah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Cagar budaya merupakan identitas, saksi sejarah, dan warisan leluhur yang tidak ternilai bagi generasi penerus,” ujarnya.

Menurut Rustam, Lampung Timur memiliki kekayaan sejarah yang beragam mulai dari peninggalan prasejarah, pengaruh Hindu-Buddha, hingga jejak peradaban masa kerajaan dan kemerdekaan. Penetapan status cagar budaya dinilai penting untuk memberikan perlindungan hukum terhadap benda maupun situs bersejarah.

Dalam sidang tersebut, terdapat empat Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang diusulkan menjadi Benda Cagar Budaya Peringkat Kabupaten, yakni Arca Gramadewata yang ditemukan di Bukit Langkap, Kecamatan Sribhawono, Arca Perwujudan Bodhisattva dari Situs Pugung Raharjo, serta Prasasti Bungkuk yang ditemukan di tepi Sungai Way Sekampung, Kecamatan Jabung.

Selain itu, terdapat Prasasti Dalung Bojong yang berasal dari masa Kesultanan Banten tahun 1691 Masehi dan memuat aturan mengenai pemerintahan, pelayaran hingga perdagangan lada di wilayah Lampung.

Rustam berharap objek-objek yang nantinya ditetapkan sebagai cagar budaya dapat terus dirawat dan dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Ia juga mengajak masyarakat, akademisi, dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga kelestarian warisan budaya di Lampung Timur.

Berita Terkait

Digerebek Tengah Malam, Oknum Guru Ternyata Rangkap Jabatan BPD Pernah Punya Kasus Pelecehan Seksual
IKBCI Resmi Daftarkan Diri ke Kesbangpol Lampung Utara
IPML Lahir di Lampung Utara, Siap Jadi Jembatan Kerja Sama Media Dengan Pemerintah Dan Swasta
Satu Bulan, Polres Lampung Utara Ungkap 8 Kasus Narkoba Dengan 12 Tersangka 
HUT Tekab 308 Ke-11, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim
Nasabah Kotabumi Merasa Ditipu, Pinjaman Lunas ALAMM PNM Tak kembalikan Sertifikat Jaminan!
RSUD Ryacudu Kotabumi Terbakar, Api Berkobar Membumbung Tinggi 
Catut Nama & Foto Anggota TNI, Plt Kepsek SMKN 1 Sragi Ciptakan Kesan Fiktif Seakan Proyek Sudah Terawasi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 23:25

Digerebek Tengah Malam, Oknum Guru Ternyata Rangkap Jabatan BPD Pernah Punya Kasus Pelecehan Seksual

Selasa, 1 September 2026 - 18:22

IKBCI Resmi Daftarkan Diri ke Kesbangpol Lampung Utara

Selasa, 1 September 2026 - 16:08

IPML Lahir di Lampung Utara, Siap Jadi Jembatan Kerja Sama Media Dengan Pemerintah Dan Swasta

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:33

Satu Bulan, Polres Lampung Utara Ungkap 8 Kasus Narkoba Dengan 12 Tersangka 

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:23

HUT Tekab 308 Ke-11, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

IKBCI Resmi Daftarkan Diri ke Kesbangpol Lampung Utara

Selasa, 1 Sep 2026 - 18:22