Sekdaprov Marindo Hadiri Capacity Building Implementasi SPIP –T Menuju Efisiensi

Selasa, 26 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Rilis Publik) – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan hadiri pembukaan kegiatan Capacity Building Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) menuju Efektivitas dan Efisiensi Rencana dan Anggaran yang dibuka Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Gedung Pusiban, Senin (25/5/2026).

 

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam arahannya menegaskan pemerintah saat ini berada dalam ruang terbuka yang diawasi langsung masyarakat sehingga seluruh OPD harus mengubah pola pikir dalam penyusunan program kerja.

 

“Kita hari ini sebagai pemerintah tidak boleh membuat suatu program yang penting buat program, tapi membuat program yang penting,” tegas Jihan.

 

Wagub juga menyebut kegiatan capacity building tersebut menjadi momentum strategis dalam evaluasi sekaligus persiapan menghadapi penilaian maturitas SPIP terintegrasi oleh BPKP.

 

Ia meminta SPIP tidak lagi dipandang sebagai kewajiban administratif, melainkan menjadi budaya kerja yang melekat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

Dalam arahannya, Jihan menekankan lima poin utama, yakni penguatan komitmen pimpinan, integritas dalam kesatuan perencanaan dan kinerja, penerapan manajemen risiko berkelanjutan, optimalisasi peran APIP sebagai quality assurance dan consulting partner, serta penguatan budaya integritas dan akuntabilitas bagi ASN.

 

Sementara itu sekdaprov marindo menegaskan penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) menjadi langkah penting untuk memastikan efektivitas program dan efisiensi penggunaan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

 

Menurut Marindo, penguatan sistem pengendalian internal tidak lagi dapat dipandang sebagai sekadar pemenuhan administrasi, melainkan menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan keberhasilan program pembangunan daerah.

“Penguatan SPIP-T ini menjadi fondasi agar seluruh perencanaan dan penganggaran benar-benar tepat sasaran, efektif, serta mampu memitigasi risiko sejak awal. Ini bagian dari upaya kita menjaga akuntabilitas dan kualitas pembangunan daerah,” ujar Marindo.

Berita Terkait

Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama
Sukses Kendalikan Inflasi, Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Pemprov Lampung Matangkan Target Prestasi PORNAS KORPRI 2027
Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Perkuat Investasi
Polda Lampung Bidik Oknum Penyeleweng BBM Subsidi dan SPBU Nakal
Polda-Pemprov Lampung Petakan 47 Konflik Agraria, HGU Membandel Terancam Dicabut
Lampung Bidik Pusat Pengembangan Ekosistem Bioetanol Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:10

Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama

Minggu, 27 September 2026 - 04:33

Sukses Kendalikan Inflasi, Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Minggu, 27 September 2026 - 04:22

Pemprov Lampung Matangkan Target Prestasi PORNAS KORPRI 2027

Selasa, 22 September 2026 - 12:21

Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa

Sabtu, 19 September 2026 - 20:01

Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Perkuat Investasi

Berita Terbaru