Lampung Tengah, Rilis Publik – Rumah milik Kendar (45), warga Dusun VIII, RT 16 RW 08 Kampung Sendangasih Kecamatan Sendangagung Kabupaten Lampung rata dengan tanah akibat ledakan tabung gas LPG 3 kg, Sabtu (29/05/2026) sekira pukul 18.45 WIB. Rumah milik Kendar itu rusak. Atap dan dinding ambruk rata dengan tanah, perabotan seisi rumah hancur jadi abu. Beruntung rumah pokok/depan tidak turut terbakar, sementara pemilik rumah dan 2 anaknya berada diluar rumah sehingga tidak ada korban jiwa.
Ledakan terjadi saat Kendar dan istri sedang dalam perjalanan menuju Pasar Malam untuk berdagang, sementara sang istri lalai mematikan kompor gas saat menghangatkan sayur/kuah daging. Warga sekitar, menuturkan suara ledakan sangat keras terdengar hingga 100 meter dan mengagetkan tetangga. “Saya kira petir. Ternyata rumah Mas Kendar sudah ambruk, api cepat membesar. Kami langsung teriak minta tolong dan siram pakai air sumur secara manual,” katanya di lokasi kejadian.
Kepala Kampung Sendangasih Gunanto, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, hasil keterangan awal mengarah pada kebocoran selang regulator tabung gas terbakar akibat kelalaian, kompor gas tidak dimatikan saat ditinggal keluar rumah. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Seketika warga berempati dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya dalam kurang lebih 60 menit.
Pemerintah Kampung bergerak cepat melaporkan kejadian tersebut pada Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah melalui pemerintah kecamatan setempat . Kepala Kampung Sendangasih Gunanto, menghimbau warga agar rutin cek selang, regulator, dan klem tabung gas, terlebih saat hendak keluar rumah. “Saya menghimbau betul agar warga teliti untuk mengecek kompor gas, terlebih saat keluar rumah. Kompor harus sudah mati total,” pesannya.
Saat ini Kendar dan keluarga tetap menempati kediamannya yang tidak turut terbakar. (Amin Kae)









