Kurangi Ketergantungan Impor, Pemprov Lampung Kembangkan Kedelai 1.000 Hektare

- Editor

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Rilis Publik) – Pemerintah Provinsi Lampung segera mengembangkan lahan pertanaman komoditas kedelai seluas 1.000 hektare sebagai upaya mengurangi ketergantungan kedelai impor.
“Kedelai ini memang masuk dalam komoditas impor, dan yang menjadi faktor mempengaruhi harga kedelai tentunya terkait dengan situasi global,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Elvira Ummihani di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan dengan adanya kondisi tersebut maka cukup sukar dalam mempengaruhi harga kedelai secara langsung di domestik oleh pemerintah daerah.

“Sehingga perlu dilakukan upaya produksi untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi kedelai lokal di Lampung,” ucap dia.

Dia menjelaskan salah satu langkah yang dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi kedelai adalah melalui pengembangan lahan pertanaman kedelai seluas 1.000 hektare.

“Pengembangan 1.000 hektare kedelai ini akan dilakukan tahun ini, dan di tempatkan di Kabupaten Lampung Selatan. Memang belum bisa secara keseluruhan memenuhi konsumsi lokal, tapi setidaknya dengan ini bisa membantu sedikit agar bisa dikembangkan makin luas,” katanya.

Menurut dia, dalam pengembangan lahan pertanaman kedelai di Kabupaten Lampung Selatan tersebut telah adapula bantuan dari Kementerian Pertanian berupa benih kedelai senilai Rp1 miliar.

“Selain ini untuk mengatasi kenaikan harga kedelai, perajin dan pengolahan kedelai pun bisa melakukan sejumlah inovasi di produknya sebagai salah satu upaya mengatasi harga yang kurang stabil,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya berdasarkan data Kementerian Perdagangan secara nasional harga kedelai impor per Kamis (4/6) sebesar Rp13.655 per kilogram, sedangkan harga kedelai impor eceran di pasar tradisional di Kota Bandarlampung rata-rata Rp15.938 per kilogram.

Berita Terkait

Donor Darah hingga Operasi Katarak, Polda Lampung Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga
Gubernur Mirza Terima APTISI II-B Lampung
Polda Lampung Berhasil Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Diamankan
Kabar Gembira! Pemprov Lampung Hapus Denda dan Diskon Pajak hingga 50 Persen
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran
Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi
Gubernur Mirza Dorong Digitalisasi Transaksi Untuk Dongkrak PAD Lampung
Sekdaprov Marindo Hadiri Capacity Building Implementasi SPIP –T Menuju Efisiensi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:49 WIB

Donor Darah hingga Operasi Katarak, Polda Lampung Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:27 WIB

Gubernur Mirza Terima APTISI II-B Lampung

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:07 WIB

Polda Lampung Berhasil Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Diamankan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:32 WIB

Kabar Gembira! Pemprov Lampung Hapus Denda dan Diskon Pajak hingga 50 Persen

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:20 WIB

Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran

Berita Terbaru