Polda Lampung Pasang Imbauan di Gunung Anak Krakatau, Nelayan Diminta Waspada

Rabu, 8 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Rilis Publik – Polda Lampung memasang papan imbauan di sejumlah titik menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik GAK yang kini berstatus Siaga (Level III).
Papan imbauan dipasang di kawasan Gunung Anak Krakatau, Dermaga Canti, pesisir Kalianda, serta Dermaga Perikanan Bom Kalianda. Pemasangan tersebut ditujukan agar masyarakat, wisatawan, hingga nelayan mengetahui adanya pembatasan aktivitas di sekitar gunung api tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan pemasangan papan imbauan merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya erupsi GAK.

“Kami telah memasang papan imbauan di kawasan GAK, Dermaga Canti, dan Dermaga Perikanan Bom Kalianda. Langkah ini sebagai upaya preventif agar masyarakat, wisatawan, maupun nelayan mengetahui adanya pembatasan aktivitas di sekitar GAK,” kata Yuni, Senin (6/7/2026).

Selain memasang papan imbauan, Polda Lampung juga berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk menyampaikan informasi kepada para nelayan yang beraktivitas di perairan Selat Sunda.

Menurut Yuni, nelayan diminta tidak mendekati kawasan GAK dan tetap mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan otoritas vulkanologi selama aktivitas gunung masih tinggi.

“Kami juga berkoordinasi dengan HNSI agar informasi ini diteruskan kepada para nelayan yang mencari ikan di laut. Untuk sementara waktu mereka diminta menjaga jarak dan tidak mendekati kawasan GAK sesuai rekomendasi yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran kepolisian akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan di wilayah pesisir untuk memastikan masyarakat mematuhi imbauan tersebut.

“Polda Lampung mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan agar tidak beraktivitas di dalam radius yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait sampai kondisi GAK dinyatakan aman kembali,” pungkasnya.

Berita Terkait

OJK dan Pemprov Lampung Gerakkan 1.000 Penyuluh Agama Jadi Agen Keuangan Sehat
Sempat Melarikan Diri ke Jakarta, Pelaku Curas di Lampung Utara Diamankan Polisi
BMKG: Musim Hujan di Lampung Mundur hingga Januari 2027, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang Dampak El Nino Kuat
Wakili Ketua KSLU ,David Yoyon, S.H. Owner Ratu Audio Sungkai Ajak Seluruh Owner Orgen Tunggal Lampung Utara Bersatu
Jelang Pilkakon Serentak, Kapolsek Pardasuka Minta Warga Tak Terpecah Beda Pilihan
Basarudin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Bedah Rumah Bantuan Masyarakat untuk Keluarga Paijan
Pemprov Lampung Minta Perluas GunakanBahasa Daerah untuk Lestarikan Budaya
Kasus Dugaan Penggelapan 7 Mobil Rental Belum Gelar Perkara, POLDA Lampung Disorot Saksi melibatkan oknum polisi dan anggota DPRD

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:21

OJK dan Pemprov Lampung Gerakkan 1.000 Penyuluh Agama Jadi Agen Keuangan Sehat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:45

Sempat Melarikan Diri ke Jakarta, Pelaku Curas di Lampung Utara Diamankan Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:35

BMKG: Musim Hujan di Lampung Mundur hingga Januari 2027, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang Dampak El Nino Kuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:49

Wakili Ketua KSLU ,David Yoyon, S.H. Owner Ratu Audio Sungkai Ajak Seluruh Owner Orgen Tunggal Lampung Utara Bersatu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:22

Jelang Pilkakon Serentak, Kapolsek Pardasuka Minta Warga Tak Terpecah Beda Pilihan

Berita Terbaru