Diduga Jadi Calo KIR, Oknum Pegawai Dishub Lampung Tengah Patok Tarif Rp 700 Ribu

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Sugih — Rilis Publik | Oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, diduga kuat menjadi calo dalam pengurusan Kartu Uji Berkala Kendaraan Bermotor (KIR). Oknum berinisial SM tersebut disinyalir meminta biaya pengurusan KIR hingga mencapai Rp 700.000 kepada pengendara.

Peristiwa ini dialami oleh NK, seorang warga Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, NK sedang dalam perjalanan pulang dari Metro menuju Tubaba mengendarai mobil pick-up warna hitam dengan nomor polisi BE 8159 QN.

Sesampainya di depan Kantor Dishub Gunung Sugih, Lampung Tengah, kendaraan NK diberhentikan oleh tiga oknum pegawai perhubungan. NK kemudian diarahkan masuk ke dalam kantor untuk pemeriksaan. Setelah diperiksa, diketahui masa berlaku KIR kendaraan tersebut telah habis (mati).

Di sinilah dugaan pungli terjadi. Oknum SM meminta uang sebesar Rp 700.000 dengan janji akan mengurus pembuatan KIR tersebut. Karena saat itu NK hanya memegang uang tunai Rp 500.000, uang tersebut langsung diserahkan kepada SM.

“Sisanya yang Rp 200.000 diminta untuk ditransfer saja,” ujar NK kepada tim media.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim media mendatangi Kantor Dishub Gunung Sugih untuk mengonfirmasi sekaligus mengambil kartu KIR milik NK. Di ruang kerjanya, SM berdalih bahwa KIR tersebut belum dicetak karena sisa uang belum ditransfer.

“Ditunggu-tunggu kok gak ada transfer dana kekurangannya. Belum dicetak, tapi (berkas) sudah dikirim ke Pringsewu karena gak bisa cetak di sini. Mau cetak di Menggala banyak ini-itunya, makanya saya cetak ke Pringsewu biar enak,” dalih SM saat dikonfirmasi.

SM juga membenarkan bahwa dirinya telah menerima uang tunai sebesar Rp 500.000 dari NK dan masih menunggu sisa Rp 200.000 lagi, sembari menjanjikan KIR tersebut selesai dalam waktu lusa.

Keesokan harinya, SM mengirimkan pesan singkat via WhatsApp kepada NK yang menyatakan bahwa kartu KIR sudah selesai dan bisa dikirim langsung ke alamat KTP, asalkan sisa kekurangan dana segera ditransfer. SM juga mengirimkan nomor rekening tujuan yang bukan atas nama pribadinya.

Tindakan oknum pegawai Dishub ini tentu memicu pertanyaan besar: Apakah dibenarkan seorang aparatur bertindak di luar aturan dan tugas pokoknya demi keuntungan pribadi?

Masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait, khususnya Kepala Dinas Perhubungan Lampung Tengah, untuk menertibkan oknum-oknum berpakaian seragam yang memanfaatkan jabatan demi kepentingan pribadi atau kelompok.

(Bersambung)

Berita Terkait

HUT Tekab 308 Ke-11, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim
Nasabah Kotabumi Merasa Ditipu, Pinjaman Lunas ALAMM PNM Tak kembalikan Sertifikat Jaminan!
RSUD Ryacudu Kotabumi Terbakar, Api Berkobar Membumbung Tinggi 
Catut Nama & Foto Anggota TNI, Plt Kepsek SMKN 1 Sragi Ciptakan Kesan Fiktif Seakan Proyek Sudah Terawasi
Jual Sparepart Motor Curian Lewat Facebook, Pemuda 18 Tahun Ditangkap Polisi di Lampung Utara
Indikasi di Parmainkan Mendapat LP di Lampung Utara, Wartawan Ramai-ramai Desak Kapolda Lampung Perhatikan Presisi Polri
Polres Pesawaran Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Walikota Metro Lepas Peserta OJT Reguler IDEA Indonesia

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:23

HUT Tekab 308 Ke-11, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:20

RSUD Ryacudu Kotabumi Terbakar, Api Berkobar Membumbung Tinggi 

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:11

Catut Nama & Foto Anggota TNI, Plt Kepsek SMKN 1 Sragi Ciptakan Kesan Fiktif Seakan Proyek Sudah Terawasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:01

Jual Sparepart Motor Curian Lewat Facebook, Pemuda 18 Tahun Ditangkap Polisi di Lampung Utara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:55

Indikasi di Parmainkan Mendapat LP di Lampung Utara, Wartawan Ramai-ramai Desak Kapolda Lampung Perhatikan Presisi Polri

Berita Terbaru

Ragam | Daerah

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 16:17