Pesawaran, Rilis Publik – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, Polres Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapsiagaan dan Penanganan Bencana Karhutla di Aula Sanika Satya Wada Polres Pesawaran, Rabu (26/8/2026).
Rakor yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.55 WIB tersebut dihadiri Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, serta perwakilan Komisi 1 DPRD Pesawaran Arif Munandar.
Sejumlah unsur TNI dan pemerintah daerah turut hadir, di antaranya perwakilan Kodim 0421/LS, Brigif 04 Mar/BS, Lanal Lampung, BPBD, Satpol PP, BMKG Tegineneng, serta jajaran kepala dinas Pemkab Pesawaran.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak menyatukan langkah untuk memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla. Bencana tersebut dinilai dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat asap, terganggunya transportasi, hingga dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha menegaskan penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh instansi dan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Ia mendorong jajarannya mengutamakan langkah preventif dan preemtif, termasuk memetakan wilayah rawan, meningkatkan patroli, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan, serta memastikan kesiapan koordinasi ketika terjadi keadaan darurat.
Melalui rakor lintas sektoral tersebut, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat sehingga potensi karhutla di wilayah Pesawaran dapat dicegah dan ditangani secara cepat.











