PCNU Lamteng Sosialisasikan AD/ART Hasil Muktamar ke-35 di Sendang Agung, Tekankan Pentingnya Kader Melek Organisasi

Senin, 12 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TENGAH, (Rilis Publik)- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Tengah menggelar silaturahmi dan sosialisasi perubahan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar ke-35 NU di Jombang, kepada pengurus Majelis Wakil Cabang (MWCNU) dan Ranting NU se-Kecamatan Sendang Agung.

 

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di kediaman Wakil Syuriyah PCNU Lampung Tengah, KH. Hamdad Mudzakir, di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (12/10/2026). Hadir jajaran lengkap PCNU, pengurus MWCNU, Ketua Ranting, Banom, dan tokoh NU Sendang Agung.

 

Wakil Syuriyah PCNU Lampung Tengah, *KH. Hamdad Mudzakir* dalam sambutannya berharap NU di Sendang Agung semakin baik dan solid ke depan. Ia mengingatkan agar pengurus tidak hanya faham amaliah, tetapi juga wajib faham keorganisasian.

 

“Amaliah tahlil, yasin, sholawat kita di Sendang Agung sudah luar biasa hidup. Tapi jangan berhenti di situ. Pengurus harus mau ngaji organisasi, belajar AD/ART. NU itu besar, harus diurus dengan ilmu organisasi juga,” tegas KH. Hamdad.

 

Sementara itu, Ketua MWCNU Sendang Agung, Kyai Ghufran Mustofa menyampaikan laporan bahwa kegiatan keagamaan dan tradisi ke-NU-an di tingkat ranting berjalan sangat baik dan istiqomah.

 

“Alhamdulillah, tahlilan, yasinan, manaqiban, selawatan di ranting-ranting Sendang Agung tidak pernah padam. Tinggal sekarang kita perkuat administrasinya sesuai arahan PCNU,” ujar Kyai Ghufran.

 

Ketua PCNU Lampung Tengah, KH. Ngasifudin, http://M.Pd.I, dalam arahannya menegaskan bahwa NU di era digital tidak cukup hanya kuat di amaliah. NU membutuhkan kader yang melek organisasi, administrasi, dan teknologi.

 

“NU hari ini butuh kader yang paham organisasi, paham administrasi, dan mampu bersinergi. Pengurus NU tidak cukup hanya melaporkan kegiatan yang sudah berjalan, tapi harus mampu menyusun program yang terukur dan membawa manfaat,” tegas KH. Ngasifudin.

 

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan keorganisasian yang berkelanjutan melalui kegiatan turun ke bawah (turba) dari MWCNU ke Ranting-Ranting. Menurutnya, turba adalah kunci untuk memperkuat sinergi dan memastikan roda organisasi berjalan sampai tingkat bawah.

 

Terkait pelaksanaan Konferensi MWCNU Sendang Agung mendatang, KH. Ngasifudin berpesan agar mengedepankan kapasitas dan kapabilitas kader, bukan hanya popularitas.

 

“Saya titip, konferensi nanti pilihlah AHWA, Rais Syuriyah, dan Ketua Tanfidziyah yang benar-benar mumpuni, punya kapasitas keilmuan dan manajerial. Jangan asal pilih,” pesannya.

 

Pada sesi inti, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) PCNU Lampung Tengah, H. Wagimin, memaparkan secara teknis perubahan-perubahan penting dalam AD/ART hasil Muktamar NU ke-35.

 

H. Wagimin menjelaskan secara detail mekanisme pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Rais Syuriyah, serta mekanisme pemilihan Ketua Tanfidziyah yang kini telah diatur lebih ketat sesuai ketentuan terbaru.

 

“Perubahan ini fundamental. Sekarang ada AHWA, terdiri dari 9 kiai sepuh yang memiliki tugas memilih Rais Syuriyah. Sedangkan Ketua Tanfidziyah dipilih melalui musyawarah dan pemungutan suara. Semua sudah diatur agar NU lebih tertib,” jelas H. Wagimin.

 

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dan dipandu oleh pengurus PCNU yang juga merupakan kader asli Sendang Agung, M. Nasucha Abi Syakur. Para pengurus MWCNU dan Ranting diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan secara bergantian.

 

Berbagai pertanyaan muncul seputar teknis keanggotaan, struktur kepengurusan Ranting, hingga mekanisme pemilihan di konferensi. Semua dijawab tuntas oleh tim OKK PCNU.

 

Sekretaris MWCNU Sendang Agung, Afrianto, S.Pd.I, dalam sesi tersebut menyampaikan bahwa Konferensi MWCNU Sendang Agung direncanakan siap digelar pada Januari 2027 mendatang.

 

“Kami dari MWCNU Sendang Agung sudah siap. InsyaAllah Januari besok konferensi kita gelar. Mohon bimbingan dari PCNU agar berjalan lancar,” kata Afrianto.

 

Dengan adanya sosialisasi ini, PCNU Lampung Tengah berharap tata kelola organisasi NU di tingkat MWC dan Ranting semakin tertib, kader semakin berkualitas, dan NU Sendang Agung semakin maju serta dirasakan manfaatnya bagi umat dan masyarakat luas.

(AMIN KAE)

Berita Terkait

Atasi Kelangkaan BBM Subsidi, Polres Lampung Utara Dampingi DPRD Sidak 5 SPBU
Diduga Mutasi Sepihak, Pekerja PT KAP Grup Sungai Budi Resmi Gugat ke Disnaker Lampung Utara
Kunjungan Kerja Ketua DPW Ansori Bersama Jajaran Pengurus Provinsi ke DPD Laskar NKRI Lampung Timur, Perkuat Konsolidasi dan Matangkan Program Kerja
Tanggapi Komentar Miring Soal Berita Kades Ogan Jaya, Deferi Zan: Kami Terbuka Hak Jawab, Hentikan Fitnah
Duka Jadi Ladang Bisnis: Klaim Asuransi Allianz Rp1,4 Miliar di Rumbia 2 Diduga Dikuasai Pihak Ketiga, Ahli Waris Hanya Terima Rp400 Juta
Pilkakam Serentak Lamteng: Sendang Mulyo Tetapkan Empat Calon, Pengundian Berjalan Lancar
Ombudsman RI Kunjungi Polres Lampung Utara, Lakukan Penilaian Kualitas Pelayanan Publik
Tubaba Perkuat Perlindungan Hukum ASN

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:42

Atasi Kelangkaan BBM Subsidi, Polres Lampung Utara Dampingi DPRD Sidak 5 SPBU

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:32

PCNU Lamteng Sosialisasikan AD/ART Hasil Muktamar ke-35 di Sendang Agung, Tekankan Pentingnya Kader Melek Organisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:59

Diduga Mutasi Sepihak, Pekerja PT KAP Grup Sungai Budi Resmi Gugat ke Disnaker Lampung Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:49

Kunjungan Kerja Ketua DPW Ansori Bersama Jajaran Pengurus Provinsi ke DPD Laskar NKRI Lampung Timur, Perkuat Konsolidasi dan Matangkan Program Kerja

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57

Tanggapi Komentar Miring Soal Berita Kades Ogan Jaya, Deferi Zan: Kami Terbuka Hak Jawab, Hentikan Fitnah

Berita Terbaru