Peluncuran BRICS GOLD TOKEN: Emas Digital Kini Bisa Dimiliki Hanya Dengan Rp1,7 per Token

Selasa, 15 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Rilis Publik – Satu lagi inovasi dari Indonesia mengguncang dunia kripto global. BRICS GOLD TOKEN, sebuah token berbasis smart contract yang mengikuti narasi harga emas dunia, resmi diluncurkan hari ini dengan harga awal yang sangat terjangkau — hanya Rp1,7 per token.

Proyek ini digagas oleh Teungku Muhammad Raju, CEO PT Asia Sistem Teknologi dan Ketua Umum organisasi nasional Prabu Satu Nasional. BRICS GOLD TOKEN disebut-sebut sebagai solusi digital atas keterbatasan akses masyarakat terhadap kepemilikan emas fisik yang selama ini hanya dinikmati segelintir orang.

> “Kami ingin membuat emas dapat diakses oleh semua orang, bukan hanya dimiliki oleh mereka yang punya brankas. Melalui BRICS GOLD TOKEN, setiap orang bisa menyimpan emas digital di ponsel mereka sendiri,” ujar Teungku Raju dalam keterangan resminya.

—

🔍 Apa Itu BRICS GOLD TOKEN?

Token digital berbasis Solana

Pegged secara naratif ke harga emas dunia

Tidak butuh penyimpanan fisik

Harga awal: Rp1,7 per token

Bisa dibeli mulai dari 100.000 token (sekitar Rp170.000)

—

📈 Peluang Keuntungan dari Dua Arah

Tidak seperti memecoin atau aset kripto spekulatif lainnya, BRICS GOLD TOKEN menawarkan peluang ganda:

1. Kenaikan harga emas dunia → token ini akan mengikuti nilainya

2. Kenaikan harga token karena permintaan → token ini bisa ditradingkan di Lumadex.finance

“Bahkan jika pasar kripto turun, BRICS tetap punya nilai dasar: yaitu harga emas dunia. Ini membuatnya jauh lebih aman dibanding token spekulatif lainnya,” tambah Teungku Raju.

—

🌍 Bisa Dimiliki oleh Siapa Saja

Dengan harga Rp1,7 per token, BRICS menjadi salah satu token berbasis emas termurah dan paling inklusif di dunia. Pengguna hanya perlu memiliki dompet digital (wallet) Solana, seperti Phantom Wallet, untuk mulai membeli dan menyimpan BRICS.

Penjualan awal (Initial Token Offering/ITO) akan berlangsung terbatas.
Token dapat dibeli langsung melalui kanal resmi Aplikasi Phantom selanjutnya di kolom pencarian ketik bricscoin.live atau melalui komunitas Telegram @bricsgold19

—

🛡 Komitmen Transparansi & Edukasi

Pihak pengembang juga memastikan bahwa semua pembeli menyatakan pemahaman penuh atas apa yang mereka beli.

BRICS tidak menjanjikan keuntungan instan, tetapi menawarkan fundamental kuat, utilitas nyata, dan orientasi jangka panjang.

—

> “BRICS GOLD TOKEN adalah masa depan emas yang lebih cerdas: dimiliki masyarakat, disimpan digital, dan tetap bernilai global.”

— Teungku Muhammad Raju
CEO PT Asia Sistem Teknologi
Ketua Umum Prabu Satu Nasional.(Rapel)

Berita Terkait

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar
Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027
Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!
Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil
Lapas Probolinggo Jawa Timur ‘Angker’, Penghuni Selalu Mendapat ‘Bisikan Gaib’ Sebelum Razia  
Aktivis Soroti Danau Kongar Terancam Surut, PT SMS Diminta Utamakan Kelestarian Sumber Air
Dugaan Mengerikan: Lapas Probolinggo Diduga Jadi Markas Pengendali Narkoba Sabu!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Selasa, 15 September 2026 - 23:17

Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar

Senin, 14 September 2026 - 22:03

Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027

Senin, 14 September 2026 - 14:50

Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!

Minggu, 13 September 2026 - 16:13

Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil

Berita Terbaru