Kemenko Pangan Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Lamsel

Jumat, 10 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Rilis Publik – Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Yogi Yanuar, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kemenko Pangan, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, untuk memantau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung.

Di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dua titik yang akan dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung di salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan.

Menurut Yogi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Bidang Pangan berperan dalam sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknis dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami juga memastikan agar program ini tidak hanya sukses secara pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi pengelolaan setelah rampung,” tegas Yogi.

Yogi menyampaikan bahwa keberlanjutan pengelolaan fasilitas nantinya akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana pengelolaan dan pelibatan anggota koperasi.

“Alhamdulillah, mereka sudah memiliki rencana ke depan dan siap mengelola fasilitas yang ada. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Khusus di Desa Ketapang, kontraktor pelaksana PT Adi Karya mengalokasikan sekitar Rp15 miliar lebih untuk membangun 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Saat ini, progres proyek dilaporkan telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Dana tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas, diantaranya Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.

Yogi menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta nantinya benar-benar termanfaatkan dan membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Berita Terkait

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda
Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya
Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027
Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026
Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 
Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia
Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:48

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 September 2026 - 10:00

Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya

Rabu, 23 September 2026 - 21:28

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:08

Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:02

Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:48