Lemahnya Pengawasan Inspektorat Lampung Barat Ada Apa di Balik Dana Desa Padang Tambak

Minggu, 2 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Rilispublik – Aroma ketidakberesan dalam pengelolaan Dana Desa di Pekon Padang Tambak, Kecamatan Way Tenung, Lampung Barat ,kian menyengat. Setelah proyek rabat beton yang baru selesai dikerjakan sudah rusak dan mengelupas, kini publik menyorot lemahnya fungsi pengawasan dari Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Lampung Barat.

Pertanyaan besar pun muncul: ke mana para pengawas itu ketika proyek asal jadi ini berlangsung?
Apakah fungsi pembinaan dan kontrol hanya sekadar formalitas di atas kertas, sementara praktik di lapangan dibiarkan berjalan tanpa arah?

Proyek yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 seharusnya menjadi bukti nyata pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Namun faktanya, hasil pekerjaan di Padang Tambak jauh dari kata layak. Beton yang baru beberapa hari selesai sudah hancur, permukaannya mengelupas, dan retak di sejumlah titik — kuat dugaan proyek ini tidak sesuai RAB dan spesifikasi teknis.

Ironisnya, Inspektorat dan DPMP Lampung Barat seolah tutup mata.
Tidak ada langkah tegas, tidak ada peninjauan cepat, bahkan tidak ada teguran terbuka terhadap aparat pekon yang diduga melakukan pelanggaran.

“Kalau pengawasan dilakukan sebagaimana mestinya, tidak mungkin proyek dengan mutu seburuk itu bisa lolos. Ini bukan lagi soal kelalaian, tapi sudah mengarah pada dugaan pembiaran,” ujar salah satu pemerhati kebijakan publik di Way Tenung, Sabtu (1/11/2025).

Publik mulai bertanya-tanya:
Apakah sudah ada ‘pengondisian’ di balik diamnya dinas terkait?
Apakah sistem pengawasan desa di Lampung Barat sudah lumpuh oleh permainan laporan administrasi dan setoran meja belakang?

Kinerja pengawasan yang lemah ini jelas mencederai semangat transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa.
Padahal, sesuai amanat Permendagri Nomor 73 Tahun 2020 dan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Inspektorat dan DPMP memiliki tanggung jawab besar memastikan penggunaan anggaran desa tepat sasaran, efisien, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Namun kenyataannya, proyek rusak, pejabat diam, dan masyarakat dibiarkan kecewa.

Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, bukan hanya uang rakyat yang dirampas, tapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegas tim investigasi.

 

Kini publik menuntut langkah nyata:
Inspektorat dan DPMP Lampung Barat harus turun ke lapangan, audit fisik proyek, dan buka ke publik hasil pemeriksaannya.
Jika tidak, wajar bila muncul anggapan bahwa pembiaran ini disengaja demi melindungi oknum di balik proyek rabat asal jadi.

Dana Desa bukan alat permainan politik, bukan pula ladang basah oknum yang mencari untung pribadi.
Uang rakyat harus kembali pada rakyat — bukan menguap di jalan rabat yang hancur dan pengawasan yang rapuh.(Dedi SK)

Berita Terkait

GYC Kotabumi 2026: Tahun Pertama Digelar di Luar Bandar Lampung, Jadi Satu-Satunya di Provinsi Lampung
Mobil Bupati Tersendat di Jalan saat menuju Desa Ranji, Janji Perbaikan Jadi Sorotan
Kapolres Lampung Utara Perkuat Sinergi dengan Kalapas Kotabumi, Bahas Pemberantasan Narkoba dan Pungli
Binrohtal di Masjid Al-Fachri, Kapolres Lampung Utara Ajak Personel Selalu Berbuat Baik
Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI
SMSI Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo Untuk Ekspedisi Budaya HPN 2027
Sinergi TNI-Polri, Kapolsek Kalirejo Apel Bersama Linmas Sendangagung
Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:25

GYC Kotabumi 2026: Tahun Pertama Digelar di Luar Bandar Lampung, Jadi Satu-Satunya di Provinsi Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18

Mobil Bupati Tersendat di Jalan saat menuju Desa Ranji, Janji Perbaikan Jadi Sorotan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:05

Binrohtal di Masjid Al-Fachri, Kapolres Lampung Utara Ajak Personel Selalu Berbuat Baik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:58

Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:19

SMSI Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo Untuk Ekspedisi Budaya HPN 2027

Berita Terbaru