PESAWARAN (Rilis Publik) – Sederet jerigen biru dan jaring sepanjang kurang lebih 1-2 Kilometer saling berkaitan nampak mengapung di atas laut perairan Pantai Mutun, Desa Sukajaya, Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Jerigen dan jaring tersebut nampak terbentang bak pagar berbentuk persegi panjang, dengan panjang sekitar 500 meter dan lebar sekitar 2 kilometer di atas permukaan laut pas di depan Mariot Resort and Spa.
Jarak dari satu jerigen ke jerigen lainnya diperkirakan 1 Meter dan terdapat jaring yang saling berkaitan tanpa terputus.
Pantauan di lokasi tidak ada aktifitas warga di sekitar pagar laut itu. Hanya ditemukan dua pemuda yang sedang asyik memancing dan jauh dari lokasi tersebut.
Jarwo bukan nama sebenarnya mengatakan bentangan jerigen dan jaring itu sudah cukup lama berada di atas laut tanpa diketahui manfaatnya.
Dirinya menduga jerigen dan jaring itu sebagai pembatas aktifitas nelayan dan warga agar tidak berada disekitar Mariot and SPA.
“Saya tidak tahu fungsinya tapi yang jelas pagar laut itu sudah lama kalau sebulan mah lebih, kemungkinan itu dibuat untuk pembatas kapal dan aktifitas nelayan supaya tidak berada di sekitar area Mariiot ini,” kata dia.
Meskipun berada di atas permukaan laut, namun ribuan jerigen itu nampak tenang karena lokasi tersebut terkenal dangan Pantainya.
Seorang pengusaha kapal wisata mengaku cukup terganggu dengan keberadaan pagar laut tersebut.
“Biasanya kami leluasa berkeliling di pinggir pantai membawa wisatawan. Namun semenjak dibatasi perlintasan laut makin sempit. Tapi kalau menyeberang ke pulau tangkil dari Mutun ya tidak melintasi area itu,” katanya.











