Gubernur Lampung Ajak Kader PMII Jaga Kebangsaan Dan Dukung Penguatan Ekonomi Desa

Selasa, 30 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik – Pemerintah Provinsi Lampung menekankan pentingnya peran mahasiswa dan santri dalam menjaga pilar kebangsaan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Minggu (28/12/2025).

Hal tersebut disampaikan Ganjar Jationo saat menjadi keynote speaker dalam Istighosah untuk Keselamatan Bangsa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung di Pondok Pesantren Madarijul ‘Ulum, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Kegiatan tersebut diikuti pengasuh pesantren, tokoh NU, serta alumni dan kader PMII.

Dalam sambutannya, Ganjar menegaskan mahasiswa merupakan inti kekuatan pemuda yang memiliki tanggung jawab sejarah bagi masa depan bangsa. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari tradisi intelektual dan keberanian kaum pergerakan.

“Mahasiswa adalah kekuatan strategis. Bangsa ini merdeka karena kekuatan ilmu dan gagasan. Tradisi keilmuan itu harus terus dijaga,” ujar Ganjar di hadapan Pengasuh Ponpes Madarijul ‘Ulum, Dr KH Ihya Ulumuddin dan para peserta.

Menurut Ganjar, tradisi keilmuan yang tumbuh di lingkungan Nahdlatul Ulama, termasuk melalui PMII, menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Spirit keagamaan keluarga santri dinilai mampu memperkuat karakter generasi muda di tengah tantangan global.

“Tradisi keilmuan di NU wajib dijaga. Modal motivasi dan spirit keagamaan keluarga santri adalah kekuatan besar untuk masa depan Indonesia dan Lampung,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga memaparkan arah kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Lampung di sektor pembangunan ekonomi, khususnya pertanian. Pemprov Lampung, menurutnya, mendorong kebijakan hilirisasi agar nilai tambah komoditas pertanian dinikmati petani dan masyarakat lokal.

Ia mencontohkan kebijakan Gubernur Lampung yang mendorong agar gabah dan singkong tidak keluar dari daerah dalam bentuk bahan mentah. Penetapan harga gabah Rp 6.500 per kilogram oleh Presiden dinilai sudah menguntungkan petani, namun Gubernur Lampung memperkuatnya melalui intervensi kebijakan daerah berupa penyediaan bed dryer untuk meningkatkan kualitas gabah pascapanen.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, harga gabah di tingkat petani dapat meningkat hingga Rp 7.000 per kilogram, yang berpotensi mendorong kenaikan pendapatan petani hingga sebesar 30 persen.

“Pak Gubernur ingin nilai tambah komoditas tetap berputar di Lampung. Hilirisasi adalah kunci agar ekonomi daerah semakin kuat dan petani semakin sejahtera,” ucap Ganjar.

Ganjar menambahkan, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Lampung karena menyangkut hajat hidup sekitar 1,2 juta petani. Dengan sekitar 70 persen penduduk Lampung tinggal di wilayah pedesaan, kebijakan yang fokus pada penguatan ekonomi keluarga dan desa dinilai tepat sasaran.

Menutup sambutannya, Ganjar menyoroti tantangan digitalisasi yang dihadapi generasi muda. Ia mengingatkan santri dan mahasiswa untuk memiliki literasi digital yang kuat guna menangkal dampak negatif teknologi, seperti penipuan daring, judi online, dan pinjaman online ilegal.

“Teknologi itu alat, seperti pisau. Sangat bergantung pada akhlak penggunanya. Saya berharap kader PMII dan keluarga besar NU mampu menjadikan ruang digital sebagai sarana dakwah yang positif dan mencerdaskan,” pungkas Ganjar

Berita Terkait

Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya
Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027
Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026
Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 
Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia
Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Munir Abdul Haris Serahkan Bantuan Mobil Untuk Santri PP Raudlatul Sholihin Purwosari
Pertunangan DV dan DT Berakhir, Kedua Pihak Sampaikan Keterang Berbeda

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:00

Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya

Rabu, 23 September 2026 - 21:28

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:08

Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:02

Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 

Selasa, 22 September 2026 - 18:46

Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia

Berita Terbaru