Disdikbud Lampung Ajukan Tiga Lokasi Sekolah Garuda

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kesiapan mendukung pembangunan Sekolah Garuda dengan mengajukan sejumlah alternatif lokasi kepada pemerintah pusat. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemprov Lampung mengusulkan tiga daerah sebagai kandidat lokasi pembangunan sekolah unggulan tersebut.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung hanya akan dibangun satu unit Sekolah Garuda. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyiapkan beberapa opsi lokasi agar kementerian dapat menentukan titik pembangunan yang paling tepat.

“Di Lampung direncanakan hanya satu Sekolah Garuda. Karena itu kami menyiapkan beberapa alternatif lokasi untuk dipilih oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ujar Thomas di Bandarlampung, Sabtu (4/1/2026).

Ia mengungkapkan, tiga lokasi yang diusulkan masing-masing berada di Kabupaten Lampung Selatan, Pringsewu, dan Mesuji. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Kemdiktisaintek dan bahkan telah ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan.

“Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi yang kami usulkan. Selanjutnya, kementerian yang akan menentukan lokasi terpilih, termasuk pelaksanaan pembangunan serta penyediaan sarana dan prasarana,” katanya.

Thomas menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Garuda di daerahnya. Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait lokasi yang akan ditetapkan. “Dengan lokasi yang telah kami siapkan, Pemprov Lampung pada prinsipnya siap mendukung pembangunan Sekolah Garuda. Keputusan akhir sepenuhnya berada di kementerian,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses rekrutmen peserta didik Sekolah Garuda nantinya akan menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sekolah ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari seluruh Indonesia, bukan hanya dari Lampung.

“Sekolah Garuda berbeda dengan Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari desil I, sedangkan Sekolah Garuda diperuntukkan bagi anak-anak berprestasi. Namun tujuan keduanya sama, yaitu memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkas Thomas.(*)

Berita Terkait

RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas
Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026
Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah
Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama
Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga
IMF Soroti Pengelolaan Parkir PKOR Way Halim, Tarif Dipertanyakan, Karcis Tak Cantumkan Nominal
IMF Soroti Kasus PT PSMI: Uang Rp1 Triliun Disita, Ketua IMF Minta Penegakan Hukum Dibuka Seterang-terangnya

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:42

RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:00

Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026

Rabu, 30 September 2026 - 18:53

Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining

Selasa, 29 September 2026 - 18:00

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah

Selasa, 29 September 2026 - 15:10

Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama

Berita Terbaru