Diduga Asal-asalan, Pemasangan U-Ditch di RT 26/RW 04 Desa Batokan Dikeluhkan Warga

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO//RilisPublik – Pekerjaan pemasangan saluran U-Ditch di wilayah RT 26/RW 04 Bandar Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, menuai sorotan tajam dari warga. Proyek yang seharusnya memperbaiki sistem drainase justru dinilai amburadul, tidak rapi, dan terkesan dikerjakan tanpa perencanaan matang.

Pantauan di lapangan, sebagaimana terlihat pada foto yang diambil Senin (12/01/2026) pukul 05.47 WIB, menunjukkan U-Ditch terpasang tidak sejajar, sebagian terbuka, dan kondisi tanah di sekitarnya dibiarkan berantakan. Bahkan, beberapa bagian tampak belum tersambung dengan baik, sehingga dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan serta memicu genangan air.

> “Iki kok ngene carane masang. Durung rampung wis ditinggal, ora rata, ora ditutup,” keluh salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

Ia menilai pengerjaan tersebut tidak mencerminkan standar pekerjaan infrastruktur yang dibiayai uang rakyat.

Warga lain menambahkan bahwa sebelum proyek dikerjakan, tidak ada musyawarah maupun pemberitahuan yang jelas kepada warga RT.

> “Ora ana rembugan, ujug-ujug digali. Saiki malah dadi luwih semrawut,” ujarnya.

Tak hanya soal kerapian, warga juga mempertanyakan pengawasan dari pihak terkait. Menurut mereka, jika pekerjaan ini benar proyek desa atau proyek pemerintah, seharusnya ada pendampingan teknis dan pengawasan ketat, bukan dibiarkan dalam kondisi setengah jadi.

> “Kalau seperti ini terus, jangan salahkan warga kalau curiga. Uang negara tapi hasilnya kaya ngene,” tegas seorang tokoh warga.

Masyarakat RT 26/RW 04 Bandar Desa Batokan mendesak pemerintah desa, pelaksana proyek, dan instansi terkait untuk segera turun tangan, mengevaluasi pekerjaan, serta memperbaiki pemasangan U-Ditch agar sesuai spesifikasi teknis dan tidak merugikan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun pemerintah desa terkait keluhan warga tersebut,berdasarkan informasi dari sumber terpercaya bahwa pemenang lelang adalah CV dari Balen.

Berita Terkait

Diduga Dipukul Berulang, PSN Desak Lapas Kedung Pane Buka Suara
Dugaan Pemukulan Siswa Oleh Pengurus Ponpes Baitus Salam Banyuwangi Berujung Laporan Polisi, Mediasi Dipersoalkan
Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan
Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan
Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga
Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir
IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:19

Diduga Dipukul Berulang, PSN Desak Lapas Kedung Pane Buka Suara

Minggu, 6 September 2026 - 09:11

Dugaan Pemukulan Siswa Oleh Pengurus Ponpes Baitus Salam Banyuwangi Berujung Laporan Polisi, Mediasi Dipersoalkan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:07

Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:17

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:52

Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga

Berita Terbaru

Ragam | Daerah

Diduga Dipukul Berulang, PSN Desak Lapas Kedung Pane Buka Suara

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:19