BOJONEGORO –Rilis Publik – Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, S.Pd., M.H., menegaskan bahwa keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Ia menolak keras adanya aktivitas belajar-mengajar di gedung sekolah yang kondisinya membahayakan keselamatan anak-anak.
“Pendidikan adalah hak dasar setiap anak di Bojonegoro, dan gedung sekolah yang aman adalah prasyarat mutlak untuk memenuhinya,” tegas Ahmad Supriyanto dalam keterangannya, Kamis (22/01/2026).
Menurutnya, masih ditemukannya bangunan sekolah dengan kondisi rusak, rapuh, atau tidak laik fungsi merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia menilai, membiarkan anak-anak belajar di gedung yang berpotensi roboh atau tidak memenuhi standar keselamatan sama saja dengan mempertaruhkan masa depan generasi penerus.
Sebagai Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, Ahmad Supriyanto menyatakan pihaknya akan mendorong langkah konkret bersama pemerintah daerah untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah, sekaligus mempercepat proses perbaikan maupun rehabilitasi.
“Kami di Komisi C siap mengawal penganggaran dan pengawasan agar perbaikan sekolah benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai ada alasan administrasi yang mengorbankan keselamatan anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, dari sisi kepartaian, DPD Partai Golkar Bojonegoro berkomitmen untuk terus berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam sektor pendidikan. Ahmad Supriyanto menegaskan bahwa Golkar akan selalu hadir untuk memastikan negara tidak abai terhadap hak dasar anak, termasuk hak untuk belajar di lingkungan yang aman dan layak.
“Anak-anak adalah aset masa depan Bojonegoro. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan mereka. Ini bukan sekadar urusan bangunan, tapi soal tanggung jawab moral dan konstitusional,” pungkasnya.
[Ghozali]









