BOJONEGORO –Rilis Publik – Kerusakan parah Jalan Nasional Babat–Bojonegoro dinilai telah memasuki fase kritis dan darurat keselamatan publik. Kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan menjadikan jalur vital tersebut sebagai ancaman nyata bagi pengguna jalan setiap hari.
Situasi tersebut mendorong Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menginstruksikan seluruh Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro dan jajaran pengurus partai untuk melakukan aksi penyampaian aspirasi terbuka kepada pemerintah pusat sebagai bentuk desakan percepatan perbaikan.
Dalam pernyataannya, Ahmad Supriyanto menegaskan bahwa aspirasi ini bersifat sangat mendesak dan tidak bisa ditunda karena menyangkut langsung keselamatan masyarakat.
“Aspirasi ini sangat mendesak. Ini bukan lagi sekadar keluhan infrastruktur, tetapi sudah menyangkut keselamatan nyawa warga. Kalau terus dibiarkan, korban akan terus berjatuhan. Negara harus segera hadir,” tegas Ahmad Supriyanto.
Ia menilai keterlambatan penanganan jalan poros nasional tersebut merupakan bentuk pembiaran terhadap risiko kecelakaan yang setiap hari dihadapi masyarakat Bojonegoro dan pengguna jalan lintas wilayah.
Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro diminta memimpin langsung penyampaian aspirasi secara terbuka, sebagai tekanan moral dan politik agar perbaikan Jalan Nasional Babat–Bojonegoro segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.
Aspirasi tersebut disampaikan melalui surat resmi yang dibacakan dan didokumentasikan, kemudian dikirimkan kepada Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Surat aspirasi juga ditembuskan kepada Komisi V DPR RI, Gubernur Jawa Timur, Bupati Bojonegoro, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, BBPJN Jawa Timur, serta DPU Bina Marga Kabupaten Bojonegoro.
Penyampaian aspirasi dijadwalkan pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Rumah Aspirasi DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, dengan melibatkan seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro, pengurus partai, serta tim media Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro.
DPD Partai Golkar Bojonegoro menegaskan bahwa langkah ini merupakan panggilan darurat keselamatan publik, bukan semata agenda politik, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap perlindungan masyarakat pengguna jalan.
“Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Perbaikan tidak boleh lagi ditunda,” tutupnya.









