Kapolri Listyo Sigit Hadiri Rapat Kerja dengan Komisi III DPR

Selasa, 3 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARA, Rilis Publik | Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Kapolri Listyo Sigit menyampaikan pernyataan beraroma sarkasme dan narsis. “ Saya menolak Polri di bawah kementerian”.

Listyo menambahkan bahwa meletakan Polri di bawah kementerian, akan melemahkan Polri, negara dan presiden. Listyo Sigit mengakhiri pernyataannya dengan gaya bahasa hiperbola “ saya minta kepada seluruh jajaran untuk pertahankan hingga titik darah penghabisan”.

Tepuk sorai jajaran komisi III DPR disertai dengan yel-yel “manyala Kapolri”, menyambut pernyataan kapolri, mengisyaratkan sebuah ekspresi kemenangan politik, dalam rangka mempertahankan dominasi kekuasaan negara dan merebut kembali suksesi kepemimpinan nasional pada 2029.

Fenomena perilaku kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit yang mengangkangi otoritas pimpinan negara dan terjadi berulang kali, dapat digolongkan sebagai Toxic Leadership. Implikasi dari toxic leadership dapat berpengaruh langsung terhadap kinerja institusi.

Rapat kerja komisi III DPR dengan kapolri yang sarat oleh drama politik unjuk kekuatan, ternyata telah memicu gaduh politik nasional. Pasalnya para loyalis Prabowo, mulai membangun narasi politik kemarahan Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit yang dipandang tidak lagi memiliki etika dalam bernegara.

Sikap loyalis Prabowo tersebut, justru berdampak semakin terdegradasinya kepercayaan publik terhadap presiden. Publik tidak butuh presiden yang hanya sekedar bisa marah, tetapi mampu mengerahkan seluruh energi kekuasaan negara dan kekuasaan pemerintahan, untuk membrangus simpul-simpul ketidak adilan, praktek politik sandera, manipulasi undang-undang dan prilaku korup maupun toxic leadership.

” DPC PW-FRIC Muara Enim . Akan mendukung Penuh dan loyal kepada Institusi Polri Dan akan mendukung Penuh Program Pemerintah “. pungkas Dapid kbr. Team FRIC Muara Enim

Berita Terkait

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar
Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027
Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!
Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil
Lapas Probolinggo Jawa Timur ‘Angker’, Penghuni Selalu Mendapat ‘Bisikan Gaib’ Sebelum Razia  
Aktivis Soroti Danau Kongar Terancam Surut, PT SMS Diminta Utamakan Kelestarian Sumber Air
Dugaan Mengerikan: Lapas Probolinggo Diduga Jadi Markas Pengendali Narkoba Sabu!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Selasa, 15 September 2026 - 23:17

Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar

Senin, 14 September 2026 - 22:03

Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027

Senin, 14 September 2026 - 14:50

Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!

Minggu, 13 September 2026 - 16:13

Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil

Berita Terbaru