Turunkan Alat Berat, Pemkot Bandarlampung Lakukan Antisipasi Banjir Secara Berkala

Rabu, 11 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, Rilis Publik | Curah hujan ekstrem mengakibatkan banjir, Pemkot Bandar Lampung normalisasikan aliran sungai dan drainase di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Peristiwa banjir yang sering terjadi di sejumlah titik wilayah Campang Raya bukan dipicu tingginya curah hujan dan perubahan lingkungan. Dengan menurunkan alat berat Pemkot Bandar Lampung menormalisasikan aliran sungai dan drainase yang sering memicu banjir.

Walikota Bandarlampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan penanganan telah dilakukan secara berkala.“Untuk antisipasi banjir yang terjadi ini kita telah melakukan upaya menormalisasikan saluran  air, pembersihan drainase dan meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di titik-titik rawan,” ujar Walikota.Walikota mengecek kondisi drainase, aliran sungai, talud, hingga permukiman warga. Ia juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap keluhan serta kebutuhan mendesak terkait penanganan banjir.

“Terlihat di sekitar lokasi belum terdapat drainase yang memadai. Pemerintah Kota akan melebarkan drainase penyebab genangan kurang lebih satu meter serta memasang box culvert yang akan diarahkan ke aliran sungai di wilayah tersebut,” tambah Walikota.Walikota juga memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.“Penanganan banjir ini adalah tanggung jawab kita semua. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyrakat maka kita dapat meminimalkan resiko bencana banjir,” katanya.

Ia menegaskan kepada masyrakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena akan mengakibatkan penyempitan saluran yang berujung akan memperburuk kondisi banjir.“Mari kita menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan karena bandarlampung tangguh jika kita bergerak bersama,” tandasnya.(*)

Berita Terkait

IMF Soroti Wartawan Garuda TV Dilarang Meliput dan Diminta Hapus Rekaman: Dina Atas Kewenangan Siapa?
Marindo Kawal FGD Sespimti Polri, Dukung Strategi Ekonomi & Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Dugaan Malapraktik RSIA Puri Betik Hati: Tangis Ayah Korban Ungkap Anak Menunggu 8 jam lebih Sebelum Meninggal
Sempat Dikabarkan Dibawa Ke Polda, Status Kepala Kampung Onoharjo Dipertanyakan — IMF Desak Kejelasan Hukum
Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, H. Taufik Rahman Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Miftahul Risko Dorong Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Pondok Pesantren Khulafaurrosyidin Buka Pendaftaran, Tawarkan Program Unggulan dan Diskon Biaya 50 Persen
Itera-Universiti Sains Malaysia Bangun Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:05

IMF Soroti Wartawan Garuda TV Dilarang Meliput dan Diminta Hapus Rekaman: Dina Atas Kewenangan Siapa?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:03

Marindo Kawal FGD Sespimti Polri, Dukung Strategi Ekonomi & Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:57

Dugaan Malapraktik RSIA Puri Betik Hati: Tangis Ayah Korban Ungkap Anak Menunggu 8 jam lebih Sebelum Meninggal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51

Sempat Dikabarkan Dibawa Ke Polda, Status Kepala Kampung Onoharjo Dipertanyakan — IMF Desak Kejelasan Hukum

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:26

Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, H. Taufik Rahman Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Berita Terbaru