Ada Dugaan Indikasi Mark Up Kepala Sekolah Pilih Tutup Diri

Rabu, 19 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, Rilis Publik – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, tercatat menerima total Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 545.200.000 dalam tiga tahap pencairan — dua tahap pada tahun 2024 dan satu tahap pada tahun 2025.

Namun, besarnya alokasi anggaran untuk honorarium tenaga honorer dan pemeliharaan sarana prasarana memunculkan tanda tanya besar di tengah kondisi sekolah yang justru terlihat memprihatinkan.

 

RINCIAN DANA BOS YANG DITERIMA SMPN 3 Bunga Mayang

Tahap I Tahun 2024

📅 19 Januari 2024
💰 Rp 174.580.000
👥 301 siswa
▪ Honor: Rp 57.366.000
▪ Pemeliharaan sarpras: Rp 14.918.000

Tahap II Tahun 2024

📅 12 Agustus 2024
💰 Rp 174.580.000
👥 301 siswa
▪ Honor: Rp 77.238.000
▪ Pemeliharaan sarpras: Rp 54.647.000

Tahap I Tahun 2025

📅 22 Januari 2025
💰 Rp 196.040.000
👥 338 siswa
▪ Honor: Rp 77.904.000
▪ Pemeliharaan sarpras: Rp 49.226.000

Total Dana BOS: Rp 545.200.000
Total honor: ± Rp 212.508.000
Total pemeliharaan: ± Rp 118.791.000

 

Kondisi Lapangan Berbanding Terbalik dengan Laporan

Pantauan tim media menunjukkan kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan:

Cat dinding mengelupas

Plafon rusak dan jebol

Ventilasi serta jendela ditutup bambu


Besarnya dana pemeliharaan dinilai tidak mencerminkan kondisi nyata sekolah.

Dugaan Penggelembungan Honor Semakin Menguat

Sebelumnya, informasi dari seorang tenaga TU menyebutkan hanya 19 honorer.
Namun, keterangan terbaru dari Bendahara sekolah justru berbeda:

“Jumlah honorer 16 orang dengan gaji Rp 25.000 per jam per orang. Kalau TU, gajinya Rp 500 ribu per bulan.” — Bendahara BOS SMPN 3 Bunga Mayang.

Klaim jumlah jam dan tarif honor dari bendahara vs TU

Anggaran resmi yang dilaporkan dalam BOS

Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya mark-up, manipulasi laporan, atau ketidakterbukaan penggunaan dana.

Minim Transparansi dan Kepala Sekolah Tutup Diri

SMPN 3 Bunga Mayang dipimpin oleh Supriyono, dengan 334 siswa dan status akreditasi B.
Namun hingga berita ini dinaikkan, kepala sekolah tidak memberikan klarifikasi.

Bahkan:
📱 Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp di nomor 0823-71xx-xx91, tidak ada respon sama sekali.

Sikap tertutup ini menambah tanda tanya besar terkait pengelolaan dana BOS.

Awak media meminta Dinas Pendidikan dan Inspektorat Lampung Utara segera:

Melakukan audit mendalam

Memeriksa penggunaan dana BOS

Mengungkap potensi penyimpangan

Memberikan sanksi bila ditemukan pelanggaran

Dana pendidikan seharusnya menjadi hak siswa — bukan lahan bancakan anggaran.

Reporter “TIEM KAPERWIL (DAILAMI) & DAN TIEM INVESTIGASI ID

Berita Terkait

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027
Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026
Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 
Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia
Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa
Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Munir Abdul Haris Serahkan Bantuan Mobil Untuk Santri PP Raudlatul Sholihin Purwosari
Pertunangan DV dan DT Berakhir, Kedua Pihak Sampaikan Keterang Berbeda

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:28

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:08

Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026

Selasa, 22 September 2026 - 18:46

Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia

Selasa, 22 September 2026 - 17:36

Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa

Selasa, 22 September 2026 - 12:21

Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa

Berita Terbaru