Aliansi Desak Penanganan Serius Banjir di Bandar Lampung

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik – Peringatan Hari Bumi dimanfaatkan Aliansi Rakyat untuk Keadilan Ekologis Lampung untuk menyuarakan desakan kepada pemerintah agar segera menuntaskan persoalan banjir yang kian parah di Kota Bandar Lampung.

 

Dalam aksi yang digelar di Tugu Adipura, Rabu (22/4/2026), aliansi menilai banjir yang terus berulang tidak lagi dapat dianggap sebagai bencana musiman, melainkan telah berkembang menjadi krisis ekologis yang mengancam keselamatan warga.

 

Aksi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil, akademisi, organisasi mahasiswa, hingga kelompok korban banjir. Mereka menegaskan bahwa Hari Bumi seharusnya menjadi momentum evaluasi serius terhadap kondisi lingkungan, bukan sekadar seremoni tahunan.

 

Koordinator Lapangan dari LBH Bandar Lampung, Zili, menyebut kondisi banjir di Bandar Lampung sudah sangat mengkhawatirkan dan berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

 

“Setiap kali hujan deras mengguyur, warga Bandar Lampung selalu dihantui rasa khawatir. Sistem drainase yang meluap hingga persoalan tata ruang yang kompleks adalah bukti nyata bahwa ada yang salah dalam pengelolaan kota ini,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, anggapan banjir sebagai kejadian tahunan justru menunjukkan adanya kegagalan dalam pengelolaan lingkungan dan tata ruang.

 

“Kita tidak bisa lagi menganggap ini normal sementara kerugian materiil dan nyawa terus berjatuhan,” tegasnya.

 

Aliansi menilai, meningkatnya intensitas banjir tidak terlepas dari tata kelola ruang yang mengabaikan aspek lingkungan, serta aktivitas korporasi yang diduga merusak bentang alam. Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya jaminan ganti rugi bagi warga terdampak.

 

Dalam aksi yang dimulai pukul 14.00 WIB itu, aliansi menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah, yakni evaluasi dan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) berbasis perlindungan lingkungan, pencabutan izin perusahaan yang merusak, penerapan kebijakan tata kota yang adil gender, serta pemenuhan hak dan ganti rugi bagi korban banjir.

 

Mereka juga menegaskan pemerintah harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat, baik secara materiil maupun imateriil, akibat kegagalan sistem mitigasi banjir.

 

Menurut aliansi, Hari Bumi 2026 harus menjadi titik balik untuk mendorong perubahan tata kelola kota yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya pemulihan lingkungan di Provinsi Lampung.

 

Aliansi Rakyat untuk Keadilan Ekologis Lampung sendiri merupakan gabungan berbagai organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, dan individu yang peduli terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan, di antaranya LBH Bandar Lampung, WALHI Lampung, Damar, Teknokra, Mapala Unila, serta sejumlah elemen lainnya.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Pastikan Seluruh Anak yang Belum Lolos SPMB SMP Negeri Tetap Tertampung di Sekolah Negeri Terdekat
Rutan Bandar Lampung Gelar Skrining TB dan HIV
DPRD Soroti Aset Pemkot Bandarlampung Belum Bersertifikat
Jamal Pengurus KNPI Lampung Ajak Masyarakat Bijak Berpolitik dan Tetap Objektif
Peringati HANI 2026, Ketum GANMN: Perang Melawan Narkoba Adalah Tanggung Jawab Bersama Selamatkan Generasi Bangsa
Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-344 Kota Bandarlampung, Mobil dan Rumah Jadi Hadiah Utama
Safari ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat “Baginda Pemuka Bangsa”
Bunda Eva Optimis Gedong Air Bisa Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:05 WIB

Wali Kota Pastikan Seluruh Anak yang Belum Lolos SPMB SMP Negeri Tetap Tertampung di Sekolah Negeri Terdekat

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:21 WIB

Rutan Bandar Lampung Gelar Skrining TB dan HIV

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:20 WIB

DPRD Soroti Aset Pemkot Bandarlampung Belum Bersertifikat

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:54 WIB

Jamal Pengurus KNPI Lampung Ajak Masyarakat Bijak Berpolitik dan Tetap Objektif

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:31 WIB

Peringati HANI 2026, Ketum GANMN: Perang Melawan Narkoba Adalah Tanggung Jawab Bersama Selamatkan Generasi Bangsa

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Satu Hari, Dua Amanah: 2 Ketua TP PKK Dilantik Usai Sertijab Kakam

Jumat, 3 Jul 2026 - 16:49 WIB

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Upayakan Pengembangan Kelas Migran Vokasi ke Korsel

Jumat, 3 Jul 2026 - 16:45 WIB