Antisipasi Maraknya Parkir Liar & PAD Tak Optimal, DPRD Bandarlampung Dorong Sistem Elektronik dan Evaluasi Dishub

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandar Lampung, Agus Jumadi, mendorong Pemerintah Kota untuk segera membenahi tata kelola parkir menyusul maraknya praktik parkir liar yang dinilai merugikan daerah. Ia menegaskan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir harus menjadi perhatian serius.

Menurut Agus, masih banyak titik parkir di sejumlah ruas jalan dan pusat keramaian yang belum terdata secara maksimal oleh Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebocoran retribusi serta memicu praktik pungutan tidak resmi di lapangan.

“Potensi PAD dari sektor parkir ini cukup besar. Kalau dikelola dengan sistem yang baik dan transparan, tentu bisa meningkatkan pendapatan daerah sekaligus menekan parkir liar,” ujarnya, Selasa (25/2).

Agus mendorong agar Dishub segera menerapkan sistem parkir elektronik (e-parking) berbasis non-tunai di titik-titik strategis. Dengan sistem digital, setiap transaksi parkir dapat tercatat secara otomatis sehingga meminimalisasi kebocoran dan meningkatkan akuntabilitas.

Selain itu, ia juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengelolaan parkir, mulai dari pendataan ulang lokasi resmi, penertiban juru parkir liar, hingga pengawasan rutin di lapangan. DPRD menilai perlu ada langkah tegas agar pengelolaan parkir lebih tertib dan terintegrasi.

Di sisi lain, Agus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pelaku usaha dalam menciptakan sistem perparkiran yang modern dan profesional di Bandar Lampung.

“Jangan sampai potensi pendapatan hilang begitu saja. Kita ingin sistem yang transparan, masyarakat nyaman, dan PAD meningkat,” tegasnya.

DPRD memastikan akan terus melakukan pengawasan dan mendorong pembenahan regulasi jika diperlukan, guna mendukung penerapan sistem elektronik dan penataan parkir yang lebih efektif di Kota Bandar Lampung.

Berita Terkait

Warga Bandarlampung Diimbau Waspada Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Menko Pangan Zulkifli Hasan: Kopdes Bukan Sekadar Toko, tapi Infrastruktur Ekonomi Desa
Bandarlampung Jadi Tuan Rumah Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Lampung
LBH Bandarlampung Buka Posko Pengaduan dan Desak Pemkab Lampung Tengah Bayarkan Tunggakan Jaminan Sosial PPPK Paruh Waktu
Bunda Eva Hadiri Rapat APEKSI di Solo, Bahas Tentang Ruang Fiskal dan Fleksibilitas APBD demi Layanan Publik Lebih Baik
Pasien BPJS di RSUDAM Wajib Perhatikan Surat Kontrol, Salah Jadwal Bisa Terkendala Administrasi
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Beras 30 Kg untuk 31.179 Warga
Puluhan Tahun Terpisah, Dewi Niyasari Cari Orang Tua Kandung di Palembang

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 08:56

Warga Bandarlampung Diimbau Waspada Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 5 September 2026 - 09:38

Menko Pangan Zulkifli Hasan: Kopdes Bukan Sekadar Toko, tapi Infrastruktur Ekonomi Desa

Jumat, 4 September 2026 - 22:37

Bandarlampung Jadi Tuan Rumah Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 15:48

LBH Bandarlampung Buka Posko Pengaduan dan Desak Pemkab Lampung Tengah Bayarkan Tunggakan Jaminan Sosial PPPK Paruh Waktu

Jumat, 4 September 2026 - 08:34

Bunda Eva Hadiri Rapat APEKSI di Solo, Bahas Tentang Ruang Fiskal dan Fleksibilitas APBD demi Layanan Publik Lebih Baik

Berita Terbaru