Lampung Selatan, Rilis Publik – Aksi balap liar yang kerap terjadi di kawasan Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, kembali menuai keluhan dari masyarakat.
Aktivitas remaja yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum tersebut dinilai sangat membahayakan dan meresahkan pengguna jalan.
Sejumlah warga mengaku tidak nyaman saat melintas, terutama pada malam hingga dini hari. Jalanan yang seharusnya menjadi akses masyarakat justru berubah menjadi arena balapan, bahkan di kiri dan kanan jalan dipenuhi kerumunan penonton.
Salah satu warga yang baru saja melintas bersama suaminya mengatakan situasi di lokasi sudah sangat mengkhawatirkan.
“Kami barusan lewat, kiri kanan penuh, jalan dipakai mereka semua.
Sangat resah, takut terjadi apa-apa. Ini bisa saya videokan,” ujar warga tersebut.
Warga menilai aksi balap liar ini bukan hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga mengancam keselamatan. Mereka menyebut sudah beberapa kali terjadi kecelakaan akibat aktivitas tersebut.
Masyarakat pun mempertanyakan langkah aparat penegak hukum, khususnya Polda Lampung maupun pihak terkait, karena aksi balap liar tersebut seolah terus dibiarkan dan terjadi berulang.
“Kami berharap ada tindakan tegas, karena kalau terus dibiarkan bisa memakan korban jiwa,” ungkap warga lainnya.
Warga berharap adanya patroli rutin serta tindakan nyata di lokasi rawan, bahkan mengusulkan agar dibuat pos polisi atau pos pengamanan di titik yang sering dijadikan arena balap liar guna memberikan efek jera.
Masyarakat Sabah Balau berharap Polda Lampung segera mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur agar jalan umum tidak lagi menjadi arena balap liar yang dapat membahayakan masyarakat.









