Bebaskan Ibu Meli: Penjual Kue yang Terjerat Tagihan RS Rp80 Juta

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, Rilis Publik | Ibu Meli, seorang pejuang ekonomi keluarga asal Pringsewu, Lampung, kini tengah terjebak dalam pilu yang mendalam. Pasca-kecelakaan tragis yang menimpanya, luka fisiknya memang perlahan pulih, namun beban jiwanya justru kian berat. Saat ini, ia tidak diperbolehkan pulang dari RS Yukum Medical Center (YMC) karena tagihan medis yang membengkak hingga Rp100 juta.

Mengapa Ibu Meli Membutuhkan Kita?

Sebagai penjual kue kecil-kecilan, Ibu Meli adalah sosok yang mandiri. Namun, musibah tidak memberi peringatan.

• Santunan Jasa Raharja telah digunakan secara maksimal, namun hanya menutup sebagian kecil biaya.

• Kendala Birokrasi: Upaya mendaftarkan BPJS PBI ditolak karena batasan waktu administratif yang kaku saat masa kritis, membuat statusnya menjadi pasien umum.

• Sisa Tagihan: Masih ada Rp80.000.000 yang harus dilunasi. Bagi seorang penjual kue, angka ini setara dengan ribuan hari bekerja tanpa henti.

Negara Belum Hadir, Mari Kita yang Bergerak

Surat terbuka telah dilayangkan kepada Presiden hingga Gubernur, namun proses birokrasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sementara itu, setiap hari yang berlalu di rumah sakit berarti beban mental yang kian menumpuk bagi Ibu Meli.

Kami mengundang Bapak/Ibu, Kakak-kakak, dan seluruh Sahabat Kemanusiaan untuk bahu-membahu menjemput kepulangan Ibu Meli. Tidak ada donasi yang terlalu kecil; setiap rupiah yang Anda berikan adalah napas baru bagi harapannya.

Salurkan Bantuan Anda Melalui:

 

Salurkan Bantuan Anda Melalui:

• Rekening SeaBank: 901322172055

• Atas Nama: Andika Fernando Putra

• Akun DANA: 085955375032

 

Rencana Penggunaan Dana:

1. Pelunasan sisa tagihan di RS Yukum Medical Center (YMC).

2. Biaya kontrol medis pasca-perawatan di rumahsakit.

Mari kita buktikan bahwa kemanusiaan tidak boleh kalah oleh angka dan kertas administrasi. Terima kasih atas doa dan kedermawanan Anda.

Salam Kemanusiaan,

Berita Terkait

Sertifikat Tak Kunjung Terbit, Warga Keluhkan Dugaan Permainan Oknum BPN Lamsel
Dugaan Permainan Oknum Mencuat, Sertifikat Warga Natar Mandek Meski SPS Lunas
Lunas Bayar SPS, Sertifikat Tertahan di Labirin Birokrasi: Menanti Kepastian Hukum di Tengah Dugaan Permainan Oknum BPN
Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
Wujud Pelayanan Prima, Satlantas Polres Lampung Utara Laksanakan Pam Rawan Pagi
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Optimalkan Pajak dan Retribusi Daerah
Warga Pesawaran Tewas Tersambar Petir
Pemkab Tanggamus Siapkan Empat Lokasi Pasar Murah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 01:39 WIB

Sertifikat Tak Kunjung Terbit, Warga Keluhkan Dugaan Permainan Oknum BPN Lamsel

Rabu, 15 April 2026 - 22:03 WIB

Dugaan Permainan Oknum Mencuat, Sertifikat Warga Natar Mandek Meski SPS Lunas

Rabu, 15 April 2026 - 14:45 WIB

Lunas Bayar SPS, Sertifikat Tertahan di Labirin Birokrasi: Menanti Kepastian Hukum di Tengah Dugaan Permainan Oknum BPN

Rabu, 15 April 2026 - 13:18 WIB

Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

Rabu, 15 April 2026 - 11:44 WIB

Wujud Pelayanan Prima, Satlantas Polres Lampung Utara Laksanakan Pam Rawan Pagi

Berita Terbaru