Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera, Pertumbuhan Mencapai Angka 5,58 Persen

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Rilis Publik) –Program pemulihan serta peningkatan ekonomi Lampung yang dilakukan oleh Gubernur rahmat Mirzani Djausal –Wagub Jihan serta didukung oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, telah menampakkan hasil yang signifikan.

Dimana, pertumbuhan ekonomi Lampung saat ini cukup baik, menempati posisi tertinggi di pulau Sumatera. Hal ini menunjukan aktifitas ekonomi Lampung yang solid.

Kinerja ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan I 2026 menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 5,58 persen (year on year/yoy). Angka ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya dan menempatkan Lampung sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera.

 

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan bincang literasi bersama mitra media yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung di Auditorium KPwBI Lampung, Rabu (6/5/2026).

 

Deputi Direktur KPw BI Lampung, Achmad P. Subarkah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung didorong oleh kinerja kuat sektor pertanian, terutama saat panen raya padi dan jagung, serta meningkatnya konsumsi masyarakat.

 

“Sektor pertanian tumbuh signifikan hingga 9,89 persen. Selain itu, sektor perdagangan juga mencatat pertumbuhan 6,91 persen, didorong momentum Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

 

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,54 persen, investasi sebesar 4,39 persen, dan konsumsi pemerintah melonjak hingga 13,84 persen. Hal ini mencerminkan aktivitas ekonomi domestik yang tetap solid.

 

Sejumlah indikator ekonomi turut menunjukkan optimisme. Indeks Keyakinan Konsumen berada pada level 120,33 atau dalam kategori optimis, sementara Indeks Penjualan Riil meningkat menjadi 240,84. Penyaluran kredit juga dilaporkan terus tumbuh positif.

 

Di sisi harga, inflasi di Lampung masih terkendali. Pada April 2026, inflasi tercatat sebesar 0,53 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi nasional yang mencapai 2,42 persen.

Subarkah menyebutkan, tekanan inflasi terutama berasal dari kenaikan harga beberapa komoditas seperti minyak goreng, ikan nila, rokok kretek mesin, dan beras. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas aman.

 

Ke depan, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Lampung sepanjang 2026 berada di kisaran 5,0 hingga 5,6 persen, dengan inflasi yang tetap terjaga. Namun demikian, sejumlah risiko global seperti ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas tetap perlu diantisipasi.

 

Dalam kesempatan tersebut, BI Lampung juga mengumumkan pelaksanaan Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah. Kegiatan ini akan berlangsung pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall.

 

Kepala KPw BI Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan bahwa LaSEF tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai spiritual dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ekonomi syariah kini menjadi bagian penting dalam struktur perekonomian nasional, dengan menekankan prinsip keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan,” katanya.

 

LaSEF 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari bazar kuliner halal, pameran produk unggulan UMKM, business matching, hingga talkshow inspiratif. Selain itu, akan digelar pula perlombaan dan kajian keagamaan untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah di masyarakat.

 

Bimo berharap, ajang ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat umum, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pengembangan ekonomi syariah di Lampung.(**)

Berita Terkait

Perkuat Konektivitas Lampung dan Sumatera Selatan, Gubernur Mirza Perbaiki Jalan di Mesuji
REI Apresiasi Program Pemkot Bandarlampung
DKD Pramuka Lampung Sukses Gelar Baksos Donor Darah
Sekdaprov Marindo Pimpin Entry Meeting dengan Itjen Kemendagri
Dinilai Tingkatkan Mutu Pendidikan Provinsi Lampung, Kadisdikbud Thomas Amirico Raih Penghargaan “Gawang Kenawat”
Unggahan WhatsApp Picu Somasi, Wartawan Bandarlampung Diserang Secara Personal
IMF Soroti Kasus Dugaan Korupsi Register 44 Way Kanan: Kejati Lampung Diminta Segera Ungkap, Jangan Hilang Ditelan Waktu
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:48 WIB

Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera, Pertumbuhan Mencapai Angka 5,58 Persen

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:46 WIB

Perkuat Konektivitas Lampung dan Sumatera Selatan, Gubernur Mirza Perbaiki Jalan di Mesuji

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

REI Apresiasi Program Pemkot Bandarlampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:41 WIB

DKD Pramuka Lampung Sukses Gelar Baksos Donor Darah

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:14 WIB

Sekdaprov Marindo Pimpin Entry Meeting dengan Itjen Kemendagri

Berita Terbaru

Bandarlampung

REI Apresiasi Program Pemkot Bandarlampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Bandarlampung

DKD Pramuka Lampung Sukses Gelar Baksos Donor Darah

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:41 WIB