Ironi “Lumbung Energi”: Pasar Baru Tanjung Enim Terendam dan Berlubang

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG ENIM, Rilis Publik– Kontras yang tajam terlihat di jantung Kota Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Meski menyandang predikat sebagai daerah penghasil batubara terbesar dan dijuluki Lumbung Energi Nasional, kondisi infrastruktur di Pasar Baru Tanjung Enim justru sangat memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan pada Senin (23/2/2026), pusat ekonomi kebanggaan masyarakat ini tampak kumuh dan becek. Drainase yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan air meluap ke jalan, menciptakan genangan serupa “kolam susu” di tengah kota setiap kali hujan turun.

Keluhan Pedagang dan Masyarakat

Kondisi ini dikeluhkan langsung oleh para pedagang yang mencari nafkah di area tersebut. Pak Yuli, salah satu pemilik usaha di depan Yuli Variasi, menyatakan rasa tidak nyamannya.

“Kami sangat terganggu. Genangan air dan lubang di mana-mana membuat aktivitas dagang jadi sulit. Kami berharap ada tindakan nyata untuk memperbaiki jalan ini,” ujarnya.

Tak hanya mengganggu estetika, lubang-lubang jalan yang tertutup air juga menjadi ranjau berbahaya bagi pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor yang melintas.

Harapan Besar pada CSR PTBA

Menanggapi kondisi ini, Kaperwil Rilis Publik.com, Yayan, ST, mendesak pihak PT Bukit Asam (PTBA) untuk turun tangan. Sebagai perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut, PTBA diharapkan dapat mengalokasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perbaikan infrastruktur publik.

Beberapa poin utama yang menjadi harapan warga:

Perbaikan Drainase: Menormalisasi saluran air agar tidak terjadi genangan permanen saat hujan.

Pengaspalan Jalan: Menambal titik-titik lubang di area Pasar Baru dan jalan pemukiman penduduk.

Sinergi Lingkungan: Mewujudkan semboyan “Tumbuh Harmonis Bersama Lingkungan” secara nyata melalui aksi fisik di lapangan.

“Sebagai kota penghasil batubara terbesar, sangat miris melihat fasilitas publiknya rusak. Semoga PTBA bisa menyisihkan sebagian keuntungannya untuk memperbaiki jalan-jalan di Kecamatan Lawang Kidul dan Kabupaten Muara Enim secara umum,” harap Yayan.

Laporan: Yayan, ST (Kaperwil Rilis Publik.com)

Berita Terkait

khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim
Ikuti Gerakan Tanam Serentak, Kapolsek Rambang Hadiri Penanaman Padi di Lahan CSR Sukarame
Sentuhan Kuning di Bumi Kedungadem,Kader Golkar Hadirkan Solusi Tani Mandiri, Bibit dan Pupuk Bisa Dibayar Pasca-Panen
Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:24 WIB

khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:10 WIB

Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:34 WIB

Ikuti Gerakan Tanam Serentak, Kapolsek Rambang Hadiri Penanaman Padi di Lahan CSR Sukarame

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:52 WIB

Sentuhan Kuning di Bumi Kedungadem,Kader Golkar Hadirkan Solusi Tani Mandiri, Bibit dan Pupuk Bisa Dibayar Pasca-Panen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Berita Terbaru