Ketua KPPG Jatim Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Bentuk Penghargaan Negara Terhadap Tokoh Bangsa

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro, RilisPublik – Pemerintah Republik Indonesia resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada empat tokoh besar bangsa, yakni Presiden ke-2 RI Jenderal Besar H.M. Soeharto, Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Syaikhona Kholil Bangkalan, dan Marsinah, aktivis buruh yang dikenal gigih memperjuangkan keadilan sosial.

Keputusan bersejarah ini disambut penuh apresiasi oleh Ketua Kaukus Perempuan Politik Golkar (KPPG) Provinsi Jawa Timur,Hj Mitroatin,.S.Pd.Ia menilai langkah Presiden Prabowo Subianto tersebut sebagai bentuk penghormatan negara terhadap jasa besar para tokoh dari berbagai latar perjuangan bangsa.

Saya atas nama keluarga besar Kaukus Perempuan Politik Golkar (KPPG) Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah. Ini keputusan bijak dan bersejarah yang menunjukkan penghargaan terhadap berbagai bentuk pengabdian kepada bangsa,” ujar Bu Mit.

Tak hanya itu, Bu Mit juga menilai penetapan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional di bidang demokrasi, pluralisme, dan kemanusiaan merupakan keputusan yang sangat tepat.

“Gus Dur adalah guru bangsa yang menanamkan nilai kemanusiaan dalam politik. Beliau menyatukan Indonesia lewat keberagaman dan memperjuangkan demokrasi dengan nurani,” ujarnya.

Sementara itu, penetapan Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai Pahlawan Nasional di bidang keagamaan dan pendidikan Islam juga mendapat apresiasi besar dari Mitroatin. Ia menyebut Syaikhona Kholil sebagai ulama karismatik yang memiliki pengaruh besar terhadap lahirnya tokoh-tokoh nasional dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Selain itu, penganugerahan kepada Marsinah dinilai sebagai langkah bersejarah yang mengakui perjuangan rakyat kecil. Pemerintah menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional di bidang perjuangan hak-hak pekerja dan keadilan sosial.

“Marsinah adalah simbol keberanian perempuan Indonesia. Ia memperjuangkan hak-hak buruh dengan keteguhan luar biasa, bahkan hingga mengorbankan nyawanya,” tegas Bu Mit.

Ia menilai, Marsinah membuktikan bahwa perjuangan untuk kebenaran bisa dilakukan dari mana saja, bukan hanya dari panggung kekuasaan.

Bu Mit menegaskan bahwa keempat tokoh tersebut mencerminkan empat nilai besar perjuangan bangsa Indonesia.

“Pak Harto membangun negeri, Gus Dur menegakkan demokrasi, Syaikhona Kholil menanamkan spiritualitas, dan Marsinah memperjuangkan keadilan sosial. Mereka mewakili empat pilar kebangsaan yang melengkapi wajah Indonesia,”pungkasnya.

[Ghozali]

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual
Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo
Sebut PUPR Sangat Tanggap, Walkot LIRA Banda Aceh Apresiasi Kinerja Rulli Syahreza
khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:46

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:33

Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04

Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05

Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:41

Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo

Berita Terbaru