KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA METRO, Rilis Publik– Kelompok KKL-PPM 79, Universitas Malahayati (Unima) Lampung, sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi pencegahan perundungan (bullying) di SD IT Wahdatul Ummah, Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, dengan mengusung tema “Kenali Emosi, Cegah Bullying, Wujudkan Sekolah yang Nyaman.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya mengenali dan mengelola emosi, membangun sikap saling menghargai, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, dan bebas dari tindakan perundungan.

Berlangsung penuh antusias pada Jumat, 24 Juli 2026, kegiatan ini diikuti secara aktif oleh para siswa beserta guru. Rangkaian acara meliputi pemaparan materi mengenai bentuk-bentuk perundungan dan dampaknya, terapi seni Art Mandala sebagai sarana mengenali serta mengekspresikan emosi secara positif, hingga peluncuran Kotak Anonymous—wadah khusus bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun melaporkan tindakan perundungan secara rahasia tanpa rasa takut.

Kepala SD IT Wahdatul Ummah, Fitriya Ningsih, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kelompok KKL-PPM 79. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menanamkan nilai saling menghargai dan pengendalian diri sejak dini. Beliau berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus berlanjut melalui program-program edukatif yang berdampak nyata bagi pembentukan karakter peserta didik.

Salah satu pemateri, Ahmad Fauzan Arrasyid, menjelaskan bahwa pencegahan perundungan tidak hanya cukup dengan penyampaian materi, melainkan harus didukung sarana yang memudahkan siswa berbicara jika mengalami masalah.

“Kotak Anonymous ini kami harap menjadi ruang aman bagi siswa untuk berani menyampaikan apa yang dirasakan tanpa rasa terintimidasi,” ujar Fauzan, yang notabene nya putra Ketum, DPP PWDPI, M. Nurullah RS.

Di akhir kegiatan, Muhammad Putra Pratama selaku Ketua Pelaksana KKL-PPM 79 mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan kerja sama seluruh warga sekolah.

“Atas nama seluruh tim, kami memohon maaf apabila dalam pelaksanaan terdapat kekurangan. Semoga program ini menjadi langkah awal membangun budaya sekolah yang inklusif, penuh empati, serta bebas dari perundungan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Kelompok KKL-PPM 79 berharap seluruh siswa semakin peka terhadap perasaan orang lain, mampu mengelola emosi dengan baik, dan bersama-sama menjaga lingkungan sekolah yang penuh kepedulian serta rasa hormat.(Fauzan/Humas PWDPI).

Berita Terkait

Pemkot Metro Targetkan 400 Rumah Lewat Program BSPS
Pemkab Lamteng Fasilitasi Dialog PTPN VII dan Warga
Polsek Bukit Kemuning Ungkap Kasus Curat Pencurian 50 Kg Biji Kopi, Pelaku Diamankan
Sertijab Camat Rawajitu Selatan Berlangsung Khidmat, Diharapkan Mampu Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
Satu Keluarga Jadi Begal di Lampung Utara, Modus Lewat Kencan Michat
Bupati Egi Dorong TP PKK Jadi Garda Terdepan Gema HELAU
Pesisir Barat Siapkan Perkantoran Terpadu
Keluh Kesah Pegawai MBG di SP5 Dota Yoso Mulyo: Jalan Rusak Parah Hambat Distribusi Makanan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21

KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Hadirkan Edukasi Anti Bullying di SD IT Wahdatul Ummah Kota Metero

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:15

Pemkot Metro Targetkan 400 Rumah Lewat Program BSPS

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14

Pemkab Lamteng Fasilitasi Dialog PTPN VII dan Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:35

Polsek Bukit Kemuning Ungkap Kasus Curat Pencurian 50 Kg Biji Kopi, Pelaku Diamankan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:54

Sertijab Camat Rawajitu Selatan Berlangsung Khidmat, Diharapkan Mampu Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Berita Terbaru