Lampung Kembangkan Ekonomi Hijau, Jadi Pionir Nasional Pengelolaan Sampah

- Editor

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik— Provinsi Lampung resmi menjadi pilot project nasional dalam pengembangan ekosistem ekonomi hijau melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah dan energi terbarukan.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PT. Nusantara Plastik Energi, Muhammad Dani SM Rabbani, di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (17/6/2026).

Langkah kolaboratif ini menjadi strategi konkret Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjawab tantangan pengelolaan limbah terintegrasi sekaligus memacu pertumbuhan industri berbasis energi bersih. Melalui kemitraan ini, Lampung akan mengadopsi standar pengelolaan sampah yang telah teruji di Eropa selama lebih dari 30 tahun guna menciptakan model pengelolaan sampah nasional yang berkelanjutan.

Fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan berbagai sektor strategis, antara lain :

1. Pembangunan fasilitas waste-to-energy yang mampu mengubah sampah menjadi sumber daya bernilai ekonomi;
2. Produksi bahan bakar biomassa (biomass fuel);
3. Pemanfaatan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga air skala kecil (micro hydro).

Pada tahap awal, investasi sebesar 25 juta Euro disiapkan untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah plastik berkapasitas 15.000 ton per tahun yang akan menyerap 40 tenaga kerja lokal. Teknologi modular yang diterapkan memungkinkan fasilitas ini untuk terus berkembang hingga mencapai kapasitas pengolahan 200.000 ton sampah per tahun.

Produk turunan dari proses ini nantinya tidak hanya menjawab persoalan volume sampah, tetapi juga menghasilkan komoditas bernilai tambah seperti minyak pirolisis, Refuse Derived Fuel (RDF), hingga potensi pendapatan tambahan melalui skema kredit karbon.

Pemilihan Lampung sebagai lokasi proyek percontohan didasarkan pada posisi strategis dan kesiapan dukungan pemerintah daerah dalam transformasi menuju kawasan industri hijau. Upaya ini ditegaskan sebagai akselerasi nyata Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat ketahanan energi daerah sekaligus mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berdaya saing global.

Berita Terkait

Polda Lampung Perkuat Edukasi Pelajar
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Mirza Warga Pertama Didata
Mahasiswi Lampung Raih Penghargaan Legal Opinion Terbaik Tingkat Nasional
Pemprov Lampung Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut
Irwasda Polda Lampung Sabet Predikat Peserta Terbaik Rakorwas Kompolnas-Polri 2026
Prabowo ke Lampung, Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui dan Hadiri Munas Hipmi
Polda Lampung Siapkan 686 Personel Amankan Kunker Presiden Prabowo di Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:00 WIB

Lampung Kembangkan Ekonomi Hijau, Jadi Pionir Nasional Pengelolaan Sampah

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:16 WIB

Polda Lampung Perkuat Edukasi Pelajar

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:40 WIB

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Mirza Warga Pertama Didata

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:24 WIB

Mahasiswi Lampung Raih Penghargaan Legal Opinion Terbaik Tingkat Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:04 WIB

Pemprov Lampung Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut

Berita Terbaru

Provinsi Lampung

Lampung Kembangkan Ekonomi Hijau, Jadi Pionir Nasional Pengelolaan Sampah

Kamis, 18 Jun 2026 - 22:00 WIB

Daerah | Lampung

Lurah Sribasuki Gandeng DLH Eksekusi Dahan Pohon Membahayakan Masyarakat

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:25 WIB