Bandar Lampung, Rilis Publik – Jurnalis Lihatwarta Diteror dan Diancam Ditembak, ID Card Dirampas di Bandar Lampung. Aksi intimidasi terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini Hendrik Iskandar (39), jurnalis Lihatwarta.id, melaporkan dugaan pengancaman serius yang dialaminya ke Polresta Bandar Lampung, Jumat (17/4) malam.
Dalam laporan teregister dengan nomor: LP/B/609/IV/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung, insiden terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Jalan Nusa Indah (Pempek 345), Pahoman, Enggal, Kota Bandar Lampung.
Hendrik mengatakan peristiwa bermula saat ia mendatangi lokasi untuk mengonfirmasi dugaan penahanan gaji keponakannya bernama Melan, yang bekerja selama 15 hari namun tidak menerima upah.
“Saya klarifikasi terkait laporan keponakan saya, di situ saya malah diintimidasi dan diancam, bahkan sempat dicekik,” kata Hendrik, Jumat (17/4).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tidak hanya ancaman dan intimidasi, terlapor berinisial MAD juga diduga melontarkan ancaman akan menembaknya.
“Selain terlapor MAD, dua anak terlapor juga ikut menantang saya berkelahi. Salah satunya bahkan merampas ID card pers milik sahabat saya yang tergantung di leher saya,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah kejadian tersebut dirinya langsung melaporkan ke Polresta Bandar Lampung dan meminta agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saya sudah membuat laporan ke Polresta Bandar Lampung dan sudah di-BAP. Saya berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.









