Pegawai Kecamatan Di Jombang Jawa Timur, Diduga Berbuat Mesum Dengan Istri Orang 

Selasa, 2 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, RilisPublik – Sungguh bejad serta tidak patut untuk ditiru perbuatan A-B (inisial) salah satu warga Dusun Taten, Desa Jatipelem Jecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ,Jawa Timur, diduga kuat melakukan tindakan asusila terhadap istri orang tak lain tetangga desa A-B tinggal.

A-B diduga mempunyai hubungan terlarang dengan wanita yang lebih tua dari usianya sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) diketahui tinggal di Desa Godong, Kecamatan Gudo ,Kabupaten Jombang. Dan Mawar statusnya masih sah istri orang.

Hasil investigasi tim media dilapangan dari beberapa narasumber yang dimintai keterangan mengatakan, bahwa perbuatan A-B dengan mawar menjalin hubungan terlarang itu sudah lama, namun warga tidak berani melakukan tindakan sebab tidak ada bukti – bukti valid untuk membongkar aib mereka berdua.

Salah satu warga Desa Godong yang enggan menyebutkan namanya membeberkan peristiwa tidak terpuji itu kepada awak media ketika dimintai keterangan, dan dirinya mengatakan. Senin (1/12/2025) siang.

“Kami sebetulnya sudah tau perbuatan bejad mereka berdua itu sudah lama, namun kami sebagai warga tidak berani melakukan tindakan tegas kepada mereka karena tidak ada bukti, sedangkan yang kami ketahui A-B sering kerumah mawar ketika suaminya sedang bekerja.” ujar narasumber.

Awalnya warga tidak menaruh curiga ketika pertama kali A-B sowan (bertamu) kerumah mawar, kami anggap A-B bertamu karena ada urusan, lebih lanjut penjelasannya “Tetapi lama kelamaan A-B malah sering kerumah mawar ketika suami mawar berangkat bekerja.” tandasnya.

Lebih lanjut narasumber menambahkan. “Tak hanya warga Desa Godong menaruh curiga kepada mereka berdua (A-B dan mawar red), istri dari A-B dari awal melihat gerak gerik suaminya, dan mencurigai perbuatan mereka berdua ketika mawar siang – siang berada dirumah A-B saat istrinya sedang bekerja, ketika mereka dipergoki adiknya. ” sambungnya.

“Setelah perbuatan itu diketahui oleh istrinya serta diperkuat dari cerita warga dan bukti foto bugil mawar saat chat dengan A-B, keesokan harinya istri A-B sempat melabrak mawar dirumahnya Desa Godong.” jelas narasumber sambil menunjukkan bukti foto kepada awak media.

Masih narasumber menjelaskan. “Setelah kejadian istri A-B melabrak mawar pada siang hari, setau saya malamnya mawar dipanggil oleh Pamong (perangkat desa) untuk menjelaskan peristiwa yang sesungguhnya seperti apa, namun jelasnya saya kurang tau mas.” jlentrehnya.

“Perbuatan mereka berdua sekarang sudah menjadi bahan obrolan hangat disetiap tempat mas akhir – akhir ini, saya tau dibeberapa warung kopi mesti membicarakan aib mereka berdua, kok bisa sama sama berkeluarga sampai melakukan perbuatan keji itu, apa tidak malu sama keluarganya masing – masing.” Narasumber mempungkasi penjelasannya.

Dari hasil bukti – bukti jejak digital yang dihimpun oleh tim media, telah dikantongi rekaman video dari sebuah Gadget memperlihatkan istri A-B melabrak mawar dirumahnya, serta sebuah video rekaman warga foto – foto bugil mawar ketika chatingan dengan A-B.

Isi dalam video tersebut, diketahui bahwa istri A-B meminta pertanggung jawaban moral dan mental kepada mawar, serta istri A-B berupaya menempuh jalur hukum atas perbuatan mereka berdua, dan diakhir video istri A-B meneriaki mawar sebagai “Pelakor”.

Sedangkan mawar yang dituduh pelakor oleh istri A-B membenarkan kalau dirinya pernah melakukan hubungan badan dengan A-B cuma sekali, perbuatan itu dilakukan dirumah A-B saat kondisi rumah sepi dan istri A-B sedang bekerja.

Selanjutnya, untuk memperjelas kejadian dan peristiwa itu, awak media berupaya menggali keterangan dan kejelasan perihal itu kepada Kepala Desa (Kades) Godong Hj. Dwi Marwati via WhatsApp-nya, namun Kades belum bisa dimintai penjelasan dikarenakan WA nya tidak aktif. Senin malam (1/12/2025).

Tidak cukup sampai disitu, awak media juga berupaya melakukan konfirmasi kepada Camat Gudo Arief via pesan WhatsApp-nya memastikan apakah A-B benar adanya bekerja dilingkup kecamatan gudo, tetapi lagi – lagi hasil yang didapat media Nihil, tidak ada jawaban dari Camat Gudo. Senin (1/12/2025).

Hingga berita ini ditayangkan online, pihak media belum mendapatkan keterangan jelas dan valid dari pihak Desa Godong maupun Kecamatan Gudo terkait kasus tindakan asusila tersebut, namun media terus berupaya menggali penjelasan itu kepada pihak pihak yang dimaksud, untuk memperjelas masalah yang saat ini santer jadi pembicaraan warga Desa Godong dan warga Desa Jatipelem. (Red)

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual
Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo
Sebut PUPR Sangat Tanggap, Walkot LIRA Banda Aceh Apresiasi Kinerja Rulli Syahreza
khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:46

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:33

Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04

Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05

Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:41

Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo

Berita Terbaru