Pemkab Lamsel Perkuat SDM, LPKS dan BLKK

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Rilis Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendorong percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) dan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK).

Kegiatan yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (11/12/2025), diarahkan untuk memperkuat kompetensi angkatan kerja menghadapi dinamika ketenagakerjaan yang kian kompetitif.

Pembinaan tersebut dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan (Ekobang) dan Kemasyarakatan, Yanny Munawarty, mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.

Hadir pula Kepala Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan Badruzzaman, Kepala UPTD BLK Kalianda, Ketua DPC HILLSI Lampung Selatan, serta perwakilan STIE Muhammadiyah Kalianda. Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Disnakertrans Provinsi Lampung, Disnakertrans Lampung Selatan, dan DPMPTSP Lampung Selatan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan untuk memperkuat kualitas lembaga pelatihan agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten.

Ia mencatat jumlah angkatan kerja pada 2024 mencapai 559.609 orang, dengan dukungan 42 LPKS, 14 BLKK, serta satu BLK milik Pemerintah Provinsi Lampung.

“Angka pengangguran di Lampung Selatan menurun setiap tahun, tetapi masih perlu percepatan. Pemerintah daerah ingin terus bergerak,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya akreditasi dan peningkatan mutu pelatihan untuk memperkuat kredibilitas lembaga serta ekosistem pengembangan SDM.

Sementara itu, Yanny Munawarty menegaskan bahwa pembinaan tersebut merupakan langkah strategis pembangunan SDM Lampung Selatan di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.

Menurutnya, dunia kerja kini bergerak menuju otomatisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan, sementara lebih dari 60 persen jenis pekerjaan diprediksi mengalami perubahan signifikan dalam satu dekade mendatang.

“Hanya SDM yang terampil, berkarakter kuat, dan punya kemauan belajar tinggi yang mampu bertahan. Karena itu, peran LPKS dan BLKK menjadi sangat strategis,” tegasnya.

Yanny juga menyoroti sejumlah tantangan seperti kualitas pelatihan yang belum merata, minimnya kolaborasi dengan industri, dan kebutuhan peningkatan sarana. Ia menekankan bahwa seluruh tantangan tersebut harus diselesaikan melalui kerja bersama.

“Jika SDM kita kuat, Lampung Selatan akan berdiri tegak menghadapi arus globalisasi. Industri akan datang, investasi tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.

Ia menutup sambutan dengan mengajak seluruh pengelola LPKS dan BLKK untuk bekerja secara profesional, berbasis ilmu, dan berorientasi pada perubahan.

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Perkuat Investasi
Polda Lampung Bidik Oknum Penyeleweng BBM Subsidi dan SPBU Nakal
Polda-Pemprov Lampung Petakan 47 Konflik Agraria, HGU Membandel Terancam Dicabut
Lampung Bidik Pusat Pengembangan Ekosistem Bioetanol Nasional
Polda Lampung Sebut Penyelesaian Konflik Agraria Harus Secara Persuasif
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Atasi Persoalan Ketenagakerjaan melalui FKLPID
BKKBN Lampung Perkuat Edukasi Kesehatan Mental Bagi Remaja Lewat Genre

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:21

Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa

Sabtu, 19 September 2026 - 20:01

Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Perkuat Investasi

Jumat, 18 September 2026 - 16:44

Polda Lampung Bidik Oknum Penyeleweng BBM Subsidi dan SPBU Nakal

Kamis, 17 September 2026 - 15:39

Polda-Pemprov Lampung Petakan 47 Konflik Agraria, HGU Membandel Terancam Dicabut

Selasa, 15 September 2026 - 13:40

Lampung Bidik Pusat Pengembangan Ekosistem Bioetanol Nasional

Berita Terbaru