BOJONEGORO//Rilis Publik
Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Fatimah Bojonegoro menerima kunjungan istimewa dari Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Putri, Jumat (23/01/2026). Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro, Abul Hasan Anshori, bersama jajaran pengelola pesantren.
Turut hadir dan memberikan sambutan, Syech Ahmad bin Muhammad Al Asyhari, dosen Universitas Al Azhar Kairo Mesir yang saat ini bermukim di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro, menambah kekhidmatan dan bobot akademik dalam pertemuan tersebut.
Pimpinan rombongan UNIDA Gontor Putri, Ustadz Akmal, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan, khususnya kepada Pendiri dan Pengasuh Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si.
“Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga untuk belajar dan saling bertukar pengalaman, khususnya terkait percepatan kemajuan lembaga pendidikan di Al Fatimah,” ujarnya.
Ia mengapresiasi capaian Ponpes Modern Al Fatimah yang dalam kurun waktu 19 tahun telah memiliki lembaga pendidikan yang lengkap, mulai dari RA hingga SMA, bahkan perguruan tinggi IAI Al Fatimah Bojonegoro.
“Ini luar biasa. Ke depan kami berharap dapat menjalin kerja sama di berbagai bidang program pendidikan,” ungkapnya.
Ustadz Akmal juga menyoroti kerja sama internasional Al Fatimah dengan Universitas Al Azhar Kairo Mesir, yang dinilainya menjadi nilai strategis dalam pengembangan mutu pendidikan pesantren.
Sementara itu, Syech Ahmad bin Muhammad Al Azhary, dalam penyampaiannya yang diterjemahkan dari bahasa Arab, menegaskan pentingnya kunjungan ini sebagai momentum saling mengisi demi kemajuan dunia pendidikan.
“Kunjungan seperti ini harus menjadi ruang kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Yayasan Al Fatimah Bojonegoro, Ansachul Balaya, ST., M.Pd. Ia menyambut baik kunjungan UNIDA Gontor Putri dan berharap terjalin kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Baik dalam bentuk pertukaran santri dan mahasiswa, maupun kolaborasi di bidang pendidikan lainnya. Ini langkah strategis untuk kemajuan bersama,” tegas Gus Aan, sapaan akrabnya.









