Perkuat Konektivitas Lampung dan Sumatera Selatan, Gubernur Mirza Perbaiki Jalan di Mesuji

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Rilis Publik | Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan groundbreaking ruas jalan Brabasan–Wiralaga di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji, Rabu (6/5/2026). Tampak mendampingi Gubernur Mirza, Sekdaprov Marindo Kurniawan dan Kadiskominfotik Ganjar Jationo.

Pembangunan jalan ini untuk memperkuat konektivitas antara Lampung dan Sumatera Selatan dan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara lebih merata.

Gubernur Mirza menegaskan ruas jalan tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi pintu masuk dari wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menuju Provinsi Lampung.

“Ini jalan yang paling ujung di Provinsi Lampung. Jadi begitu orang masuk Lampung, kesannya harus langsung terasa, jalannya sudah bagus,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kualitas infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi etalase bagi Provinsi Lampung.

Karena itu, ia meminta kontraktor menjadikan proyek ini sebagai pekerjaan terbaik sepanjang pengalaman mereka.

Bahkan, Gubernur Mirza menekankan kualitas jalan harus mampu bertahan minimal 15 tahun mengingat tingginya beban kendaraan angkutan hasil perkebunan seperti sawit, karet, dan singkong yang melintas di kawasan tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan menjawab kebutuhan riil masyarakat yang telah lama menantikan akses jalan yang layak.

“Minimal satu kali pembangunan harus bertahan 15 tahun. Mobil apa pun yang lewat harus kuat, karena di sini kendaraan besar semua,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk tidak meninggalkan wilayah yang secara geografis jauh dari pusat pemerintahan.

Ia berpendapat pembangunan infrastruktur tidak boleh terpusat di wilayah perkotaan saja, dimana meskipun Mesuji berjarak jauh dari Bandar Lampung, harus tetap menjadi prioritas.

“Kita ingin pembangunan di Provinsi Lampung merata. Mesuji memang jauh, tapi tidak boleh jauh dari pembangunan,” tegasnya.

Gubernur Mirza berharap pembangunan ruas jalan Brabasan–Wiralaga dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan, terutama dalam memperkuat konektivitas antara Lampung dan Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan bahwa ruas Brabasan–Wiralaga memiliki panjang total sekitar 29,443 kilometer, dengan penanganan efektif tahun ini sepanjang 8,825 kilometer.

Proyek ini menggunakan konstruksi rigid pavement (beton) dengan nilai kontrak sebesar Rp100 miliar.

Lebar jalan juga ditingkatkan dari sebelumnya sekitar 5 meter menjadi 8,4 meter.

“Dari total panjang 29 kilometer, kerusakan yang ditangani sekitar 8,6 kilometer. Tahun ini kita kerjakan 8,8 kilometer, jadi lebih dari kebutuhan kerusakan yang ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan pembangunan ditargetkan rampung dalam 240 hari kalender, namun diupayakan dapat selesai lebih cepat, yakni pada September 2026.

Dengan perbaikan tersebut, tingkat kemantapan jalan di ruas tersebut diharapkan mencapai 100 persen pada akhir tahun.

Secara keseluruhan, Kabupaten Mesuji memiliki dua ruas jalan provinsi dengan total panjang 41,045 kilometer dan tingkat kemantapan saat ini mencapai 78,99 persen.

Bupati Mesuji Elfianah menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut.

Ia menyebut proyek ini sebagai harapan baru bagi masyarakat Mesuji yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan utama.

“Pembangunan jalan ini membawa masa depan dan harapan bagi masyarakat kami. Ini bukan hanya soal akses, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, hingga UMKM,” ujarnya.

Ia berharap, pembangunan infrastruktur jalan dapat diikuti dengan program pembangunan lainnya di sektor pertanian, perkebunan, dan pemberdayaan desa.

Ruas Brabasan–Wiralaga sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat-pusat produksi di Mesuji, yang didominasi oleh perkebunan kelapa sawit, serta menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarprovinsi.(Shine Anju)

Berita Terkait

RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas
Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026
Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah
Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama
Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga
IMF Soroti Pengelolaan Parkir PKOR Way Halim, Tarif Dipertanyakan, Karcis Tak Cantumkan Nominal
IMF Soroti Kasus PT PSMI: Uang Rp1 Triliun Disita, Ketua IMF Minta Penegakan Hukum Dibuka Seterang-terangnya

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:00

Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026

Rabu, 30 September 2026 - 18:53

Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining

Selasa, 29 September 2026 - 18:00

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah

Selasa, 29 September 2026 - 15:10

Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama

Senin, 28 September 2026 - 17:18

Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga

Berita Terbaru

Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Tim Kejagung RI

Jumat, 2 Okt 2026 - 01:53